logo

Covid-19 Terhangat: Kasus Baru Masih Di Atas 600, Positif Lewati 25.000

Covid-19 Terhangat: Kasus Baru Masih Di Atas 600, Positif Lewati 25.000

Sampai Jumat (29/5/2020), sebaran kasus sembuh dari 34 Provinsi di Tanah Air, DKI Jakarta tertinggi yakni 1.739
29 Mei 2020 19:34 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - JAKARTA: Penambahan kasus baru positif terpapar wabah virus corona (Covid-19) masih di atas angka 600 dalam tiga hari ini sehingga jumlah total secara nasional melonjak melewati angka 25.000 orang. Kondisi itu diimbangi dengan naiknya pasien yang sembuh di atas 200 orang, Jumat (29/5/2020).

Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif per hari ini Jumat (29/5/2020) ada sebanyak 678 orang. Ini untuk ketiga kalinya secara beruntun penambahan kasus baru di atas 600 setelah dua hari sebelumnya tercatat 687 dan 686 orang. Secara total di Tanah Air pasien positif sudah mencapai 25.216. 

Sedangkan pasien sembuh menjadi 6.492 setelah ada penambahan 252 orang. Untuk kasus meninggal menjadi 1.520 dengan penambahan 24 orang.

"Konfirmasi kasus positif Covid-19 sebanyak 678 orang, sehingga totalnya 25.216," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Adapun akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 300.545 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 91 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 53 laboratorium dan Laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 173 lab. Secara keseluruhan, 205.165 orang telah diperiksa dan hasilnya 25.216 positif (kulumatif) dan 179.949 negatif (kumulatif).

Kemudian untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dipantau ada sebanyak 49.212 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih diawasi ada 12.499 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 414 kabupaten/kota di Tanah Air.

Sementara itu, data provinsi 5 besar dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif adalah mulai dari DKI Jakarta 7.128 orang, Jawa Timur 4.414, Jawa Barat 2.211, Sulawesi Selatan 1.468, Jawa Tengah 1.350 dan wilayah lain sehingga totalnya 25.216

Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas, untuk sebaran kasus sembuh dari 34 Provinsi di Tanah Air, DKI Jakarta tertinggi yakni 1.739, Jawa Barat ada 592, Jawa Timur sebanyak 570, Sulawesi Selatan 532, Bali 320, dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 6.492 orang.

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.

Selain itu, Yuri juga menjelaskan ada beberapa wilayah yang tidak melaporkan penambahan kasus positif seperti, Aceh, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Kemudian ada juga provinsi yang hanya melaporkan adanya penambahan sebanyak satu hingga tiga, seperti Kepulauan Riau, DI Yogyakarta, Bengkulu, Gorontalo dan Sulawesi Tenggara.

"Beberapa daerah ada juga penambahan kasus antara tiga sampai dengan satu penambahan kasus, Kepulauan Riau, Gorontalo, DI Yogyakarta, Bengkulu dan Sulawesi Tenggara," ujar Yuri. ***

 

= = = = = = = = = = = 
Sebaran Covid-19 Jumat (29/5/2020):
Dunia:
Terkonfirmasi: 5,803,416
Sembuh: 2,399,247
Meninggal DuniaL: 359,791

Indonesia: 
Terkonfirmasi: 25,216 (+678 Kasus Baru)
Dalam Perawatan 17,204 (68.2% dari Terkonfirmasi)
Sembuh: 6,492 (25.7% dari Terkonfirmasi)
Meninggal: 1,520 (6.0% dari Terkonfirmasi)
Orang Dalam Pemantauan (ODP): 49,212 
Pasien Dalam Pengawasan (PDP): 12,499 

Kasus Per Provinsi
  DKI JAKARTA
Jumlah Kasus : 7,001 (28.5%)
 JAWA TIMUR
Jumlah Kasus : 4,313 (17.6%)
 JAWA BARAT
Jumlah Kasus : 2,181 (8.9%)
 SULAWESI SELATAN
Jumlah Kasus : 1,427 (5.8%)
 JAWA TENGAH
Jumlah Kasus : 1,336 (5.4%)
 SUMATERA SELATAN
Jumlah Kasus : 942 (3.8%)
 BANTEN
Jumlah Kasus : 831 (3.4%)
 KALIMANTAN SELATAN
Jumlah Kasus : 819 (3.3%)
 PAPUA
Jumlah Kasus : 584 (2.4%)
 NUSA TENGGARA BARAT
Jumlah Kasus : 562 (2.3%)
 SUMATERA BARAT
Jumlah Kasus : 541 (2.2%)
 BALI
Jumlah Kasus : 420 (1.7%)
 SUMATERA UTARA
Jumlah Kasus : 362 (1.5%)
 KALIMANTAN TENGAH
Jumlah Kasus : 337 (1.4%)
 SULAWESI UTARA
Jumlah Kasus : 297 (1.2%)
 KALIMANTAN TIMUR
Jumlah Kasus : 281 (1.1%)
 SULAWESI TENGGARA
Jumlah Kasus : 240 (1.0%)
 DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Jumlah Kasus : 228 (0.9%)
 MALUKU
Jumlah Kasus : 188 (0.8%)
 KALIMANTAN BARAT
Jumlah Kasus : 184 (0.7%)
 KEPULAUAN RIAU
Jumlah Kasus : 175 (0.7%)
 KALIMANTAN UTARA
Jumlah Kasus : 165 (0.7%)
 PAPUA BARAT
Jumlah Kasus : 152 (0.6%)
 MALUKU UTARA
Jumlah Kasus : 128 (0.5%)
 SULAWESI TENGAH
Jumlah Kasus : 126 (0.5%)
 LAMPUNG
Jumlah Kasus : 118 (0.5%)
 RIAU
Jumlah Kasus : 111 (0.5%)
 JAMBI
Jumlah Kasus : 97 (0.4%)
 SULAWESI BARAT
Jumlah Kasus : 88 (0.4%)
 NUSA TENGGARA TIMUR
Jumlah Kasus : 85 (0.3%)
 BENGKULU
Jumlah Kasus : 71 (0.3%)
 GORONTALO
Jumlah Kasus : 65 (0.3%)
 KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Jumlah Kasus : 42 (0.2%)
 ACEH
Jumlah Kasus : 20 (0.1%)
0.1% Tidak ada data provinsi