logo

Gaji Ke-13 ANS, Begini Nasibnya Kini

Gaji Ke-13 ANS, Begini Nasibnya Kini

Para ANS harap bersabar menunggu gaji ke-13 di saat Covid-19
28 Mei 2020 15:20 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - JAKARTA: Bagaimana nasib gaji ke-13 untuk Pegawai/Aparat Negeri Sipil (P/ANS) kini di tengah mengganasnya wabah birus corona (Covid-19)? Tampaknya tidak akan selancar jaman normal dulu. Lho kenapa?

Harap dimengerti. Semua kini lagi mengaku konsentrasi mengatasi virus ganas dan mematikan yang bermula munncul dari Wuhan, China itu. Termasuk Kementrian Keuangan juga menyatakan lagi fokus  ngurysin Covid-19. 

Karena itu harap maklum, gaji ke-13 ANS menjadi tidak jelas dalam waktu dekat ini. Maksudnya, kalan tepatnya akan dicairkan atau dibayarkan belum ada kepastian. Bisa lama kalau secepatnya rasanya tidak mungkin. 

Kalau di masa normal, gaji ke-13 untuk aparat negeri sipil ini biasanya dibayarkan berdekatan dengan setelah usai Hari Idul Fitri atau bersamaan dengan tahun ajaran baru sekolah. Ya sekitar bulan Juni atau Juli. Namun kini, belum pasti seenak zaman dulu.

Seperti dilansir CNBC Indonesia, pemerintah memastikan tidak akan memberikan gaji ke-13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam waktu dekat ini.  Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, saat ini pemerintah belum membahas terkait gaji ke 13. Sebab, pemerintah masih fokus ke penanganan Covid-19.

Menurutnya, saat ini bantuan pemerintah melalui APBN untuk menangani dampak Covid-19 terutama ke masyarakat miskin lebih penting. Sehingga gaji ke-13 masih akan dibahas setelah pandemi ini tertangani.


"Sabar ya. Pemerintah masih fokus tangani Covid dulu yang urgent," ujar Askolani kepada CNBC Indonesia, Kamis (28/5/2020).

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengatakan, pembahasan terkait pemberian gaji ke 13 akan dilakukan kuartal IV tahun ini. Artinya gaji ke-13, akan diberikan pada akhir 2020.

"Untuk gaji ke-13 akan diputuskan Oktober," katanya kepada CNBC Indonesia.

Yustinus pun meyakini konsumsi masyarakat tidak akan turun meski penyaluran gaji ke-13 dilakukan di akhir tahun. Pasalnya, anggaran tetap diberikan hanya saja waktunya yang diubah.

"Tidak (menurunkan konsumsi) saya rasa, karena hanya bergeser waktunya," ujarnya. ***