logo

HIPPI DKI Jakarta Apresiasi Komitmen Menteri Erick Thohir Berdayakan UMKM

HIPPI DKI Jakarta Apresiasi Komitmen Menteri Erick Thohir Berdayakan UMKM

Menteri BUMN Erick Thohir
25 Mei 2020 13:14 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Terobosan Menteri BUMN Erick yang akan menggandeng pelaku usaha UMKM untuk menggarap berbagai proyek Pemerintah dan swasta dalam negeri patut diappresiasi. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen Kementerian BUMN Erick Thohir dalam membina,memberdayakan dan mengembangkan UMKM sehingga lebih maju dan berpeluang naik kelas.

"Terlebih dalam kondisi pendemi Covid 19 saat ini, banyak UMKM yang telah mari suri dengan berbagai bidang usaha termasuk yang bergerak disektor kontruksi, konsultan maupun pengadaan barang dan jasa, " ujar Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi (HIPPI) DKI Jakarta Sarman Simanjorang dalam siaran persnya yanh dikirim kepada Suarakarya.Id, Senin (25/5/2020).

Lebih lanjut Sarman mengatakan, khususnya UMKM yang bergerak disektor kontruksi dan konsultan tahun ini diperkirakan peluang mendapatkan pekerjaan dari Pemerintah sangat kecil mengingat banyaknya anggaran Pemerintah yang di refocusing menangani Covid 19, sehingga kebijakan Menteri BUMN yang mewajibkan BUMN memberikan peluang kerja ke pelaku usaha UMKM menjadi secercah harapan.

Sebagaimana yang disampaikan Menteri BUMN beberapa waktu yang lalu bahwa sedang dipetakan 30 BUMN yang akan diprioritaskan bekerjasama dengan UKM dengan nilai proyek 2 sampai dengan 14 miliar. "Semoga nama BUMN tersebut dapat di umumkan dalam waktu tidak terlalu lama sehingga pelaku UKM dapat mempersiapkan diri sejak sekarang," katanya.

"Kita juga berharap bahwa kerjasama BUMN dengan UKM tidak terbatas hannya pada 30 BUMN,namun dapat mencakup semua BUMN untuk membina,memberdayakan dan mengembangkan UKM dengan berbagai bidang usaha sesuai pelauang yang ada, sehingga pasca Covid 19 dapat lebih cepat bangkit dan berlari kencang menyediakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan daya beli masyarakat," ucap Sarman.

Hal ini sejalan juga dengan revisi Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-02/MBU/04/2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-09/MBU/07/2015 tentang Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan Badan Usaha Milik Negara yang dikeluarkan per tanggal 2 April 2020.

"Tujuan Permen ini memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi, dan masyarakat, telah terlibat secara langsung dalam program pengembangan dan pemberdayaan.

"Juga untuk percepatan kemandirian usaha mikro dan kecil dalam rangka mewujudkan masyarakat adil, makmur dan merata maka perlu dilakukan," tutur Sarman menambahkan.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto