logo

Manajemen Penanggulangan Covid-19 Di Raja Ampat Mantap

Manajemen Penanggulangan Covid-19 Di Raja Ampat  Mantap

Foto:Humas Raja Ampat
23 Mei 2020 21:20 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - SORONG:  Warga Raja Ampat  di luar daerah itu  mengakui  manajemen  penanggulangan  dan pencegahan  penularan  Covid-19 di daerah ini mantap.

“Saya memang  tak  berada di Raja Ampat karena  untuk menghindari penyebaran  Covid-19 di  daerah itu  kami  yang tinggal di kota Sorong untuk sementara  memilih tak pulang kampung. Tapi, kami terus memonitor dari  media online perkembangan  pencegahan  coronaviorus di  Raja Ampat,”kata  Lukas D, salah satu warga Raja Ampat di Sorong, Sabtu (23/5/2020) malam.

 Yang dikatakan mantap itu, lanjutnya, karena  Pemerintah Kabupaten Raja Ampat di bawah kepemimpinan Bupati Abdul Faris Umlati, selalu bekerja mantap dan terarah. “Terus terang satu-satu  kabupaten/kota di Papua Barat yang selain membantu warga  dengan Sembako, tapi juga  Sembako  untuk mahasiswa  di luar daerah pun  mendapat porsi,”kata Lukas.

Ini,  kenyataan  atau fakta yang terjadi di Raja Ampat, bahwa mahasiswanya yang kuliah di seluruh Indonesia menerima bantuan Sembako. Sembako, itu diantara langsung ke asrama mahasiswa oleh petugas yang ditunjuk.

Metode  yang  paling mantap adalah selain pendekatan  melalui protokol kesehatan diterapkan tapi juga  strategi ekonomi kemasyarakatan agar  ketahanan pangan  tak akan goyah hanya karena   penanganan coronavirus ini.

“Saya yakin  dengan strategi pendekatan seperti yang dilakukan oleh Pemda Raja Ampat, itu ke depan dipastikan  penyebaran  coronavirus  dapat dikendalikan  dan dicegah penyebarannya  di  daerah ini. Menurut saya, daerah lainpun baiknya melakukan pendekatan pencegahan dan penanganan   menggunakan  metode yang dilakukan Permda Raja Ampat saat ini,”katanya.

Pendekatan yang dimaksud itu adalah  mengutamakan  bantuan  Sembako kepada masyarakat di daerahnya. Termasuk mahasiswa daerah yang kuliah di luar  kabupaten/kotanya.  Sehingga, penegakkan  physical distancing itu benar-benar diwujudkan warga setempat.

Update Data Covid-19

Juru bicara Tim Satgas Covid-19 Raja Ampat, dr Rosenda, di Waisai, Sabtu (23/5/2020), melaporkan, penanganan  coronavirus di Raja Ampat  terus ditingkatkan.

Datanya  sebagai berikut. Orang Tanpa Gejala (OTG) 88, sementara pemantauan 84, selesai pemantauan 4. Orang Dalam Pemantauan (ODP) 116, sementara dipantau 58. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 9, dalam pengawasan  4, selesai pengawasan 5.

Terkait  hasil  pemeriksaan laboratorium, positif (+) 16, negatif 180. Konfirmasi  Pasien Dalam Pengawasan (PDP)  satu (1) orang meninggal.

Rosenda, terus mengimbau masyarakat agar menjaga kesehatan dengan rajin mencuci  tangan dan mandi . Bekerja dari rumah, tinggal di rumah tapi bila untuk kebutuhan penting  harus memakai masker ketika berada di luar rumah.

Warga diminta  tegakkan  physical distancing jangan berjabat tangan agar memutus penyebaran covid-19 di daerah ini. (Data ini dikutip dari Humas Raja Ampat) ***

Editor : Gungde Ariwangsa SH