logo

Gawat, Stok Bawang Putih Kian Menipis

Gawat, Stok Bawang Putih Kian Menipis

Bawang putih lokal. (Foto: Kementan)
23 Mei 2020 11:27 WIB
Penulis : Laksito Adi Darmono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kementerian Pertanian kembali meminta kepada para pemegang Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RPIH) segera merealisasikan importasi bawang putih. Pasalnya, jumlah impor yang masuk sampai 19 Mei 2020 hanya cukup untuk stok 2,5 bulan ke depan.

Direktur Jenderal Hortikultura (Dirjen Hortikultura), Prihasto Setyanto menegaskan dengan kebutuhan bawang putih per bulan yang mencapai 46-49 ribu ton, maka stock saat ini hanya untuk 2,5 bulan saja.

"Jadi kami sampaikan kepada bapak dan ibu yang telah pegang RIPH bawang putih, segera impor dan tidak mengulur waktu. Kita tunjukkan solidaritas nasional dengan turut mengamankan pangan nasional, salah satunya bawang putih yang cukup," kata dia.

Prihasto menjelaskan, sesuai Permentan 39/2019 bahwa wajib tanam dan wajib berproduksi dilaksanakan setelah RIPH terbit, dan luas tanam serta produksinya sesuai dengan pengajuan volume impor RIPH-nya, yakni sebesar 5 persen. ***