logo

Sedikitnya 80 Kabupaten Telah Mencairkan BLT

Sedikitnya 80 Kabupaten Telah Mencairkan BLT

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. (foto, ist)
10 Mei 2020 00:06 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Sedikitnya 80 kabupaten dan kota yang tersebar diseluruh Indonesia sudah mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berasal dari dana desa.

Hal itu disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, saat video conference, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Gus Menteri, sapaan akrab Mendes PDTT, menyampaikan, jumlah kabupaten dan kota yang telah mencairkan BLT tersebut terhitung hingga Jumat (8/5/2020) dan akan terus bertambah.

"Sekitar 10 ribu desa telah mencairkan dana desa untuk BLT. Lalu sekitar 27 ribu lebih desa sudah melakukan pendataan untuk penerima BLT dan 24 ribu lebih desa yang sudah mengalokasikan untuk BLT," ungkap dia.

Dijelaskannya, penggunaan dana desa untuk BLT tersebut merupakan arahan dari Presiden. Sebelumnya, penggunaan dana desa diprioritaskan untuk Jaring Pengaman Sosial (JPS) bidang kesehatan dan ketahanan ekonomi.

"Semula untuk bidang kesehatan dalam bentuk desa tanggap Covid 19 yang di dalamnya mengatur pembentukan relawan desa lawan Covid 19 dan dana desa untuk ketahanan ekonomi dalam bentuk padat karya tunai desa. Atas perintah presiden, akhirnya dana desa direalokasi digunakan untuk BLT. Karena itu kita lakukan revisi Permendes. Dari permendes nomor 11 menjadi permendes nomor 6 tahun 2020," papar Gus Menteri.

Dijelaskannya, sasaran penerima BLT dari dana desa adalah warga miskin yang kehilangan mata pencaharian akibat Covid-19 dan belum mendapat bantuan apapun dari JPS pemerintah yang ada.

"Ditambahkan sasarannya yakni keluarga yang memiliki rentan penyakit menahun atau sakit kronis. Ini kita tambahkan karena adanya kedekatan covid dengan penyakit menahun," tuturnya.

Editor : Gungde Ariwangsa SH