logo

Covid-19: Setelah Hotel, Anies Janji Tampung Yang Tak Bisa Bayar Kontrakan

Covid-19:  Setelah Hotel, Anies Janji Tampung Yang Tak Bisa Bayar Kontrakan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan janjikan penampungan bagi warga yang tidak bisa bayar kontrakan
28 April 2020 00:55 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - JAKARTA: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat gebrakan baru lagi dalam menangani dampak dari wabah virus corona (Covid-19). Setelah menampung tenaga medis di hotel, kini Anies menjanjikan tempat bagi warga yang tidak mampu membayar kontrakan dalam masa penerapan Pembatasan Sosial Berska Besar di Ibukota. 

Anies  menuturkan Pemprov DKI Jakarta menyiapkan fasilitas serupa GOR Karet Tengsin demi masyarakat yang kesulitan tempat tinggal. "Misalnya kontrakannya tidak bisa bayar, lalu mereka harus ada tempat sementara, kami akan menyiapkan tempat sementara seperti ini," ujar Anies dalam video yang diunggah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Senin (27/4/2020).

Video yang diunggah itu saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau GOR Karet Tengsin, Sabtu (25/4/2020). Dalam video itu, Anies memberikan pesan kepada mereka yang masih berkerumun di pinggir jalan.

"Kebijakannya, semua yang berada di pinggir jalan, berkumpul, diangkut. Semua akan dimasukkan ke GOR minimal 24 jam. Di sini diperiksa, dicatat. Jadi tidak lagi orang yang keluar, berkerumun di pinggir jalan. Jadi, kalau Anda berkerumun, Anda akan diangkat, Anda akan dimasukkan ke GOR," ujar Anies.

Menurut dia, mereka yang diangkut akan didata oleh petugas dari Pemprov DKI Jakarta. "Tentu nanti dipilihkan. Karena itu, diangkut dibawa ke sini, kemudian diseleksi. Mana yang memang sedang berkerumun dikembalikan, mana yang punya masalah, di sini ditangani," kata Anies seperti dilansir detik.com.

Seperti diketahui, Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat menampung puluhan tunawisma sejak Jumat (24/4/2020) pekan lalu. Saat itu, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membawa sekitar 57 tunawisma yang berada di emperan toko di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Namun mereka kemudian dipulangkan. 

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat Ngapuli Perangin-angin mengatakan, pemulangan ini sesuai arahan Gubernur Anies Baswedan. "Arahan Pak Gubernur, ketika memang mereka ada tempat, ada domisili, kita harus pulangkan, dengan surat perjanjian tidak kembali ke jalan," kata Ngapuli saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (27/4/2020).

Anies menyiapkan gelanggang olah raga (GOR) sebagai tempat penampungan selama masa PSBB untuk mencegah wabah covid-19 atau virus corona. GOR akan menjadi lokasi dikumpulkannya masyarakat Jakarta yang terjaring razia karena berkumpul di jalan.

Anies mengaku jajarannya telah menyiapkan GOR untuk tempat penampungan sementara sehingga masyarakat yang tidak punya tempat tinggal selama masa pandemi virus Corona tidak berkeliaran di jalan.

Penyiapan tempat penampungan di GOR itu merupakan gebrakan Anies sebelumnya saat mengatasi kesulitan tentang penampungan tenaga medis yang bertugas mengatasi Covid-19. Pemprov DKI memberikan fasilitas bagi tenaga medis, sebagai garda terdepan melawan virus corona (COVID-19),  berupa fasilitas penginapan kamar hotel. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut fasilitas ini sudah bisa dinikmati sejak, Kamis, (26/03/2020) untuk semua tenaga medis. Baik dokter maupun perawat di Hotel Grand Cempaka milik BUMD PT. Jakarta Tourisindo (PT Jaktour). ***