logo

Covid-19 : Inovasi Kantah Kota Semarang Beri Bukti Layanan Terbaik Hadir

Kepala Agraria Tata Ruang /Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Semarang, Sigit Rachmawan Adhi, ST, MM

Covid-19 : Inovasi Kantah Kota Semarang Beri Bukti Layanan Terbaik Hadir

17 April 2020 23:57 WIB

SuaraKarya.id - SEMARANG : Dalam menghadapi Pendemi Covid-19 Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Kantor Pertanahan Kota Semarang tetap berkomitmen melakukan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Hanya saja bentuk pelayanan tidak seperti biasanya saat keadaan normal, sebelum Corona menyerang Indonesia.

Untuk mengetahui bentuk pelayanan seperti apa yang dilakukan Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Semarang serta inovasi yang terus dikembangkan dan diaplikasikan meski harus menghadapi bencana wabah Corona.

Berikut wawancara Suarakarya.id dengan Kepala Agraria Tata Ruang /Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Semarang, Sigit Rachmawan Adhi, ST, MM di Kantor Kantah Kota Semarang, Jalan Ki Mangunsarkoro, Semarang, Kamis (16/4/2020). Petikannya

Apa yang ditempuh pelayanan Kantah Kota Semarang di tengah wabah Covid-19?

Semua layanan yang semula adalah layanan tatap muka (konvensional) sekarang menjadi layanan online. Saat ini Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Semarang telah menerapkan Layanan Tanpa Tatap Muka (TTM) untuk tetap meningkatkan pelayanan pertanahan di tengah Pandemi Covid-19.

Penerapan layanan ini dilakukan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Sekretaris Jenderal Nomor 3/SE-100.TU.3/III/2020 untuk menerapkan social distancing (jaga jarak sosial), physical distancing (jaga jarak fisik) dan work from home (kerja dari rumah) dalam rangka memutus rantai penyebaran virus Corona di Indonesia.

Layanan TTM merupakan sebuah sistem berbentuk aplikasi yang dirancang untuk memudahkan pengguna atau pemohon mendapatkan layanan dari BPN.

Gagasan membuat aplikasi ini muncul agar pengguna dapat mendaftarkan layanan pertanahan tanpa harus datang ke kantor pertanahan. Masyarakat dapat mengakses layanan cukup di rumah saja

Apa keunggulan layanan secara online?

Layanan online ini menyangkut : Validasi, baik tekstual maupun spasial sejatinya telah sesuai protokol kesehatan yakni Physical Distancing juga Work from Home (WfH) dengan dibentuk Tim Validasi dengan SK Kepala Kantor tanggal 2 Januari, Nomor: 53/SK- 33.74.UP.04.05/I/2020. 

Kemudian pelayanan pemeliharaan data meliputi layanan peralihan hak, perubahan hak, Roya dan Hak Tanggungan serta layanan informasi pertanahan berupa pengecekan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) dan Zona Nilai Tanah (ZNT)

Apa kelebihan layanan dalam bentuk online ini? 

Adalah untuk meminimalisasikan layanan tatap muka, dengan cara dan tahapan : PPAT mendaftar melalui Aplikasi Loket Online, berkas permohonan discan dalam format PDF dan diberi nama, alamat serta nomor telepon yang dapat dihubungi kemudian di upload ke alamat bpn.kotasemarang.online.

Bagaimana cara pembayaran dengan layanan online ini? 

Jika memang ada keharusan untuk melakukan pembayaran, bisa dilakukan ke bank persepsi paling lambat tiga hari setelah tanggal pengeluaran kode billing. Setelah pemohon membayar ke bank, diharapkan menyerahkan berkas fisik ke Kantor Pertanahan Kota Semarang, paling lambat tiga hari setelah pembayaran ke bank. Saat menyerahkan berkas, pemohon diberikan tanda terima berkas dan selanjutnya diminta menunggu pemberitahuan untuk mengambil hasilnya. 

Kapan mulainya layanan tanpa tatap muka (TTM) atau online diberlakukan di Kantah Kota Semarang?

Layanan online tersebut diberlakukan sejak tanggal 23 Maret 2020, yang tetuang dalam maklumat Kantor Pertanahan Kota Semarang dan berlaku sampai saat sekarang sambil menunggu Covid-19 hilang dari tanah air, nanti akan dikembalikan seperti keadaan normal lagi. 

Apa yang mendasari dibuatnya layanan tersebut?

Yang mendasari adalah Surat Edaran Menteri ATR/BPN No. 2/SE- 100.TU.03/III/2020, tanggal 16 Maret 2020 tentang tindak lanjut upaya pencegahan penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) di lingkungan Kementerian Agraria Dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional.

Siapa yang memprakarsai dibuatnya layanan tersebut?

Yang memprakarsai layanan tersebut dalam hal ini adalah Kepala Kantor Pertanahan Kota Semarang, sebagai langkah nyata penanganan Covid-19 dalam hal pelayanan pertanahan tetap bisa terjamin sekali pun harus berjarak. Kantah Kota Semarang selalu berkomitmen melaksanakan protokol kesehatan dalam melawan Covid-19 yakni Sosial dan Physical Distancing dan Work from Home tetapi tidak mengurangi kualitas dan produktivitas kerja. 

Apa maksud dan tujuan dibuatnya layanan virtual di Kantor Pertanahan Kota Semarang?

Maksud dan tujuannya adalah agar memberikan edukasi kepada masyarakat pengguna layanan untuk memanfaatkan teknologi yang ada, sehingga meminimalisasikan tatap muka.

Saat ini seluruh layanan dilaksanakan secara online dan para pegawai melaksanakan Work From Home (WfH) sehingga diharapkan perlindungan atas kesehatan dan keselamatan bagi pegawai terhadap kemungkinan terjadinya penyebaran Covid-19 bisa ditekan.

Peran kita adalah melakukan mitigasi corona, jadi kita bantu pengurangan penyebarannya agar tidak lebih parah dengan melakukan Social dan Physical Distancing

Apa kaitan dibuatnya layanan tersebut dalam masa Covid19?

Agar semua pegawai Kantah Kota Semarang mendapatkan perlindungan atas kesehatan dan keselamatan terhadap kemungkinan penyebaran Covid19 dan Pelayanan Pertanahan tetap berjalan nomal tanpa harus terkendala, terpending apalagi tidak terlayani sama sekali. 

Apa harapan setelah dibuatnya layanan tersebut kepada masyarakat oleh Kepala BPN Kantah Semarang? 

Harapan untuk masyarakat, agar masyarakat terbiasa dengan menggunakan layanan online, sehingga loket Kantah tidak dipenuhi oleh antrian panjang para masyarakat pengguna layanan. 

Harapan untuk BPN adalah menjadikan warkah menjadi digital sehingga juga bagian kontribusi untuk penghematan anggaran dan ramah lingkungan dengan paperless***