logo

Covid-19 Bikin Pasaran Minyak Sawit Indonesia Ambyar

Covid-19 Bikin Pasaran Minyak Sawit Indonesia Ambyar

31 Maret 2020 19:50 WIB
Penulis : Agung Elang

SuaraKarya.id - JAKARTA: Meluasnya pandemi Covid-19 didunia membuat pasaran harga minyak sawit mentah (CPO) Indonesia menurun. Hal itu disebabkan ikut turunnya penetapan bea keluar periode April 2020 pun sesuai harga referensi produk CPO menjadi USD 653,76/Metric Ton, dari Maret USD 786,63/MT.

“Bea Keluar ditetapkan USD 0/MT karena di bawah patokan USD 750/MT, sesuai Peraturan Menteri Perdagangan nomor 29 tahun 2020 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar,” ujar Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana, Selasa (31/3/2020).

Periode Maret 2020, Bea Keluar sempat ditetapkan USD 3/MT dengan HPE CPO sebesar USD 786,63/MT. Atau menurun dari periode Februari yang USD 839,69/MT dengan BK sebesar USD 18/MT kendati tanpa dikenai BK (USD 0/MT) pada Januari dengan referensi USD 729,72/MT.

Penurunan tersebut diprediksi sebagai dampak pandemi Covid-19, yang memaksa turunnya konsumsi India dan Uni Eropa. Kantor berita Reuters melaporkan, permintaan minyak sawit dari India yang notabene pembeli minyak nabati terbesar dunia turun di bawah 23 juta ton pada tahun lalu. 


Sementara konsumsi minyak nabati Uni Eropa juga diperkirakan turun karena lockdown memaksa restoran tutup dan mobilitas orang menjadi terbatas.
Data worldometer.info mencatat Amerika Serikat sebanyak 164.274 kasus, Italia (101.739 kasus), Spanyol (87.956 kasus), dan Tiongkok (81.171 kasus) setelah dicabut status lockdown dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto