logo

Kemensos - Unicef Kerja Sama Dalam Program Rehabilitasi Sosial Anak

Kemensos - Unicef Kerja Sama Dalam Program Rehabilitasi Sosial Anak

Dirjen Rehsos Kemensos Harry Hikmat.(foto,ist)
31 Maret 2020 17:37 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Dalam upaya pencegahan dan penanganan penyebaran Corona Virus Disease 19 (Covid-19), Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial (Ditjen Rehsos) melanjutkan kerja sama dengan United Nations Children’s Funds (Unicef) pada tahun 2020. Yaitu dalam hal Supplier Assistance berupa Hand Sanitizer dan Masker ke delapan provinsi dan delapan Balai Anak, serta bantuan pencetakan bahan sosialisasi pencegahan Covid-19 ke seluruh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Indonesia.

Untuk itu, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial (Dirjen Rehsos) Kemensos Harry Hikmat mengadakan rapat terkait upaya perlindungan anak yang didukung oleh Unicef tersebut melalui video conference, di Jakarta, Senin (30/3/2020).

Program Kerja sama Kemensos dengan Unicef telah berlangsung sejak 2016 hingga 2020 ini, terfokus dalam tiga hal. Yaitu mengenai kelangsungan hidup dan tumbuh kembang anak, pendidikan anak usia dini dan perkembangan remaja, serta perlindungan anak.

Dalam hal Perlindungan Anak, kerja sama tersebut meliputi penjangkauan anak dan keluarga rentan, digitalisasi manajemen kasus, serta memastikan kesejahteraan dan keselamataan saat bencana. Khususnya bencana Pandemi Covid-19 yang saat ini menyebar di Indonesia.

Dirjen Rehsos Harry Hikmat menekankan pentingnya pengasuhan dalam keluarga dan implementasi continum of care. Perlindungan anak ini tidak lepas kaitannya dengan sumberdaya manusia (SDM).

“Penguatan SDM menjadi penting, harus memiliki database yang kuat dan format yang sama dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ditambah dengan data khusus yang berhubungan dengan anak. Syarat ke depan SDM tersebut harus terlatih atau terlisensi, dan ini yang dikerjasamakan juga dengan Unicef,” pungkas Dirjen Rehsos.

Di bagian lain, Chief of Child Protection Unicef Indonesia, Amanda Bissex menyampaikan, Unicef menghargai fokus untuk penguatan SDM dan pentingnya kerja sama di berbagai unit. Dia juga menyampaikan, Unicef membantu model family-based care dan memastikan anak mendapat berbagai layanan tambahan.

Rapat yang dilaksanakan melalui Video Conference ini diikuti oleh 36 partisipan yang terdiri dari Dirjen Rehsos Harry Hikmat, Sekretaris Ditjen Rehabilitasi Sosial, Idit Supriadi Priatna, Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kanya Eka Santi beserta jajarannya, Chief of Child Protection UNICEF Indonesia Amanda Bissex, Child Protection Specialist Unicef Indonesia Astrid Gonzaga Dionisio dan beberapa perwakilan dari Unicef Indonesia.

Editor : Markon Piliang