logo

Kader PPP Protes Pembagian Sembako Oleh Anggota DPR Elly Yasin Pilih Kasih

Kader PPP Protes Pembagian Sembako Oleh Anggota DPR Elly Yasin Pilih Kasih

Anggota DPR RI Elly Halimah Rachmat Yasin membagikan sembako kepada para kader PPP, Minggu (29/3/2020).
31 Maret 2020 17:40 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - BOGOR: Nawaitu anggota DPR RI Elly Halimah Rachmat Yasin sungguh mulia. Ia membagikan sembako kepada para kader di tengah pandemik Corona Virus Disease (Covid-19). Tapi, sayangnya, mengapa pilih kasih, sehingga diprotes kader PPP di daerah pemilihan (dapil-nya).

Disebut pilih kasih karena yang menerima bantuan sembako pada musim pandemi virus corona ini hanya komunitasnya, pedukung Elly Halimah pada saat Pileg 2019.

Sedangkan, para kader PPP di luar komunitas Elly Yasin (sapaan akrab Elly Halimah Rachmat Yasin) tidak mendapat bantuan sembako. Elly Yasin adalah anggota DPR RI dari PPP Daerah Pemilihan Jawa Barat (Dapil Jabar V/Kabupaten Bogor). Ia merupakan istri mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin (RY). Diketahui, RY sendiri saat ini adalah tersangka kasus korupsi di KPK.

Sejumlam wartawan mencoba mengkonfirmasi beberapa kader PPP yang bukan komunitas Elly Yasin. Dan, ternyata memang tidak mendapat bantuan sembako dari istri mantan Bupaten Bogor itu.

Seorang kader PPP Kabupaten  Bogor, H. Bono mengaku tidak tahu ada aksi bagi-bagi sembako. Dan, ia tidak mendapat bantuan sembako dari Elly.

"Nggak tahu. Saya, kan, bukan komunitas Elly Yasin," ujar H. Bono saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis WhatsApp, Senin (30/3/2020).

Bono menambahkan, karena tidak tahu, ia pun mengaku tidak menerima sembako. "Nggak tahu, tuh. Yang saya dukung, saja diem-diem saja," ucapnya. Kader PPP lainnya Jajat mengakui hal yang sama. Saat ditanya, apakah ia mendapat bantuan sembako dari Elly Yasin, Jajat menjawab, tidak.

"Saya Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PPP Parung, Kabupaten Bogor. Cuma nggak dukung Bu Elly," ucap Jajat. Ia pun terkejut dan merasa kecewa karena kader-kader PPP lainnya di Kabupaten Bogor yang bukan komunitas Elly tidak mendapat bantuan sembako.

"Waduh, pilih kasih," tutur Jajat singkat. Dia pun menyayangkan sikap Elly yang pilih kasih itu. "Betul, harusnya Bu Elly tidak pilih kasih. Karena, beliau jadi anggota DPR karena suara kader PPP lainnya juga. Jadi, dia mewakili semua kader PPP. Bukan golongan dia saja," katanya.

Kader PPP lainnya di Kabupaten Bogor, Iwan malah mempertanyakan uang yang digunakan Elly untuk membeli sembako tersebut. "Itu uang yang digunakan untuk beli sembako murni uang bu Elly atau bukan? Atau jangan-jangan, diduga pakai uang suaminya RY. Elly harus jelaskan ke masyarakat dan kader PPP itu supaya tidak syubhat," paparnya.

Jajat sepakat dan membenarkan pernyataan Iwan tersebut. "Sepakat", imbuhnya. Satu lagi kader PPP yang tidak menerima sembako dari Elly Yasin adalah Atun.

"Boro-boro dapat pak. Saya, mah, sudah dicoret sepertinya. Harusnya Bu Elly kalau niat bantu kader PPP semua ya tidak pilih kasih seperti itu. Dia sudah jadi wakil rakyat untuk semua, bukan komunitas atau golongan dia saja," tutur Atun yang merupakan satu-satunya kader perempuan PPP di Parung yang berjuang mati-matian untuk PPP.

Abdul Azis yang merupakan mantan pengurus DPC PPP Kabupaten Bogor pun angkat bicara dan mengkritisi sikap Elly tersebut.

"Harusnya, Elly kalau mau bagi sembako itu untuk semua rakyat. Semua kadernya. Tidak tebang pilih. Tidak pilih kasih.Tidak hanya komunitasnya. Apalagi, mayoritas pemilih Elly dulu malah non-partai, kan dia banyak menggunakan relawan. Lagi pula, janjinya kan akan mengutamakan kepentingan rakyat," ujar Azis mengktitik.

Lebih lanjut Azis menegaskan, perlu diingat, Elly jadi anggota DPR itu karena akumulasi suara semua caleg PPP. Bukan dari suara dia saja. Kebetulan, dari 9 calon, dia yang tertinggi. Ketika dia sudah jadi, itu tidak boleh hanya komunitas dia yang dibantu. Karena, ia dapat akumulasi suara yang ada di dapil Jabar V.

Pembagian sembako itu sendiri dilakukan Elly melalui per dapil pada hari Minggu (29/3/2020). Pembagian sembako ini dibenarkan Sekretaris PAC PPP Tajurhalang, Encap.

"Sekedar membantu pengurus DPC, PAC dan ketua ranting PPP. Hanya untuk internal. Yang menerima adalah pengurus DPC, ketua dan sekretaris PAC dan ketua ranting. Ini atas nama Bu Elly sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor. Bukan sebagai anggota DPR RI Fraksi PPP," tutur Encap.

Sementara itu, Elly Yasin saat dikonfirmasi wartawan mengenai, apakah benar hanya komunitasnya yang menerima sembako? Elly tidak menjawab. Begitu pun ketika dikonfirmasi tentang uang yang digunakan untuk membeli sembako tersebut apakah murni uangnya sendiri? Atau seperti dugaan kader PPP di atas yang mengatakan uang tersebut dari hasil korupsi suaminya, Rachmat Yasin?  

Elly pun tidak menjawab dan hanya membaca pesan WhatsApp dari wartawan yang mengkonfirmasinya. Entah mengapa, Elly malah memblokir nomor WhatsApp wartawan yang mencoba mengkonfirmasi dirinya.

Editor : Markon Piliang