logo

Upaya Keras Bupati Sorong Cegah Corona Tim Satgas Santai

Upaya Keras Bupati Sorong Cegah Corona Tim Satgas Santai

Bupati Johny Kamuru, Pimpin Langsung Penyemprotan Cairan Disinfektan Di Rumah Warga/Foto: skid (Yacob Nauly)
31 Maret 2020 05:01 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - AIMAS: Masyarakat kabupaten Sorong mengakui upaya keras Bupati Kamuru untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19 ke daerah ini.

Di sisi lain Tim Satgas Covid-19 setempat dinilai bekerja lamban alias santai karena tak pernah mensosialisasikan cara pecegahan virus mematikan itu kepada masyarakat.

"Selama ini yang kami lihat, itu Bupati Johny Kamuru dan wakilnya yang antusias untuk memerangi  penyebaran virus corona (Covid-19) masuk di kabupaten Sorong. Bahkan bupati dan wakilnya sendiri yang menyemprot langsung  lokasi pemukiman warga, menggunakan cairan disinfektan,"kata Kiman warga Aimas kepada suarkarya.id, di Aimas ibu kota  kabupaten Sorong, Senin (30/3/2020) sore.

Ini berbanding terbalik dengan daerah lain, kepala daerahnya santai-santai saja pulang pergi jakarta urusan pribadi.

Yang kerja keras untuk sosialisasi antisipasi sebagai upaya pencegahan  penyebaran virus corona di masyarakat adalah Tim Penanggulangan Covid-19.

"Kami belum melihat ada Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sorong turun di masyarakat. Maksudnya, untuk memberikan edukasi kepada warga tentang bagaimana caranya mencegah penyebaran virus corona yang mematikan  itu,"kata Kiman.

Bahkan warga lebih salut dengan Bagian  Humas Kabupaten Sorong yang sudah beberapa kali mengedukasi masyarakat.

"Masyarakat tahu tentang bahaya virus corona, itu dari publikasi Humas di jalan-jalan utama dengan alat pengeras suara gunakan mobil tulisan Humas,"katanya.

Jadi, lanjutnya, masyarakat belum tahu hingga saat ini tentang gejala seseorang mengidap virus corona itu.

"Ada tetangga saya sampai mencari tahu tentang gejala orang mengidap virus covid-19 itu melalui publikasi Humas Kabupaten Sorong tersebut. Tetangga saya kemudian menjelaskan kepada kami bahwa ternyata virus itu menyebar tak semata melalui udara tapi melalui telapak tangan,"katanya.

Jangan pegang muka, hidung, dan mata dengan tangan kotor apalagi baru datang dari luar rumah. Lalu, harus cuci tangan dengan sabun agar virus mati sehingga tidak masuk virus mematikan itu ke dalam tubuh, demikian Kiman.

Karena itu, ia minta Tim Satgas Covid-19 turun sosialikasikan pencegahan virus itu kepada warga. "Jangan harap pimpinan daerah saja yang terus mencegah corona di masyarakat. Buatlah sosialisasi yang mudah dipahami tentang pencegahan virus berbahaya itu kepada masyarakat seperti yang dipraktekkan oleh Humas Kabupaten Sorong,"kata Kiman.

Pihak Tim Satgas dikonfirmasi Bupati Johny Kamuru, tentang sejauh mana sosialisasi pencegahan Covid-19 ini di kabupaten Sorong. Jawaban Tim Satgas melalui dr. Lidia Kurniawan yang juga adalah Kepala Dinas Kesehatan setempat berjanji akan melaksanakan sosialisasi itu melalui bagian yang diberikan kewenangannya.

Terkait perkembangaan penanganan Covid-19 di kabupaten Sorong hingga Senin (30/3/2020), tercatat ODP + selesai pemantauan 33 orang. Lalu, Dalam Proses Pemantauan 32 orang dan selesai massa pemantauan 1 orang.

Bupati Johny Kamuru, pada Senin (30/3/2020) pagi hingga petang turun lapangan langsung di pemukiman warga untuk penyemprotan cairan disinfektan.

Bupati Kamuru, pimpin langsung penyemprotan pemukiman warga hingga rumah ibadah dengan cairan disinfektan.

Kegiatan tersebut berlangsung dari pagi hingga sore didampingi Kabag Humas dan wartawan. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Dwi Putro Agus Asianto