logo

Kabupaten Raja Ampat Perangi Covid-19 Secara Masif

Kabupaten Raja Ampat Perangi Covid-19 Secara Masif

Penandatanganan Kesepakatan Perangi Covid-19 Oleh Pimpinan Instansi Terkait/Foto: Humas Kabupaten Raja Ampat
29 Maret 2020 12:45 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - WAISAI: Bupati Kabupaten Raja Ampat, Abdul Faris Umlati (AFU), mengatakan, dalam upaya mencegah Virus Corona (Covid-19) masuk ke daerah ini, ia dan instansi berkompeten setempat melakukan kesepakatan bersama untuk  pencegahan, pengendalian dan penanggulangan virus mematikan ini secara masif.

“Saya juga melarang ASN tidak melaksanakan Perjalanan dinas ke luar daerah Raja Ampat. Dan,agar menertibkan dan memberikan pemahaman kepada seluruh bawahan bahwa tidak ada libur tetapi melakukan kerja dari rumah,”kata Bupati AFU.

Ia meminta agar semua ASN dan Honorer yang tidak berada di Waisai dan berada di Sorong agar dicatat untuk kemudian tidak diberikan tunjangan perbaikan penghasilan sesuai hari kerja yang ditinggalkan.

Bupati juga meminta rekapan ASN dan Honorer yang tidak ada di Waisai untuk dilaporkan kepada Sekretaris Daerah.

“Data rekapan ASN dan Honorer yang diserahkan kemudian tidak sesuai atau dimanipulasi untuk melindungi bawahan, maka pimpinan OPD akan diberikan sanksi tegas,”kata Bupai AFU.

 

Mengingat penyebaran Virus Covid-19 makin meluas maka Pemda Raja Ampat harus membuat kesepakatan semua pihak di daerah ini, secara masif melakukan pencegahan terhadap penyebaran virus mematikan itu.

Kesepakatan ini dibuat berdasarkan Pernyataan Tanggap Darurat Bencana Non Alam oleh Gubernur Papua Barat tertanggal 27 Maret 2020 antara lain.

 KESEPAKATAN BERSAMA PENCEGAHAN, PENGENDALIAN DAN PENANGGULANGAN CORONA VIRUS DISEASE 2019 ( COVID-19) DI KABUPAEN RAJA AMPAT MENADASARI KESEPAKATAN BERSAMA PENCEGAHAN, PENGENDALIAN, DAN PENANGGULANGAN CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) PROVINSI PAPUA BARAT DAN PERNYATAAN TANGGAP DARURAT BENCANA NON ALAM PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) OLEH GUBERNUR PAPUA BARAT TANGGAL 27 MARET 2020, MAKA DIINSTRUKSIKAN KEPADA :

SELURUH INSTANSI, PELAKU  USAHA DAN MASYARAKAT DI KABUPATEN RAJA AMPAT UNTUK :

1.MEMBATASI SELURUH KEGIATAN YANG MELIBATKAN MASSA SERTA MENGURANGI AKTIVITAS DI LUAR RUMAH YANG TIDAK MENDESAK;

2. MEMBERLAKUKAN AKTIVITAS MASYARAKAT UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN POKOK SECARA TERBATAS ANTARA PUKUL 06.00  WIT  SAMPAI DENGAN 14.00 WIT  SEHINGGA PASAR TRADISIONAL, PASAR MODERN,  RUKI, RUKO,  RUMAH MAKAN/RESTAURAN/CAFE DIBUKA MULAI JAM 06.00 WIT  SAMPAI JAM 14.00 WIT , KHUSUS BAGI PEDAGANG GEROBAK/ TENDA DARI JAM 12.00 WIT SAMPAI DENGAN 16.00 WIT;

3. UNTUK SELURUH MASYARAKAT DIIMBAU DALAM MEMBELI MAKANAN DI WARUNG MAKAN, RUMAH MAKAN, RESTORAN DAN CAFE  UNTUK TIDAK MAKAN DI TEMPAT TETAPI DENGAN CARA DIBUNGKUS /DIKOTAK DAN DIBAWA PULANG;

4.PENCEGAHAN PENGENDALIAN  DAN PENANGGULANGAN COVID-19 DENGAN PEMBERLAKUAN  SOCIAL DISTANCING / PEMBATASAN SOSIAL  SAMPAI DENGAN TANGGAL 14 APRIL 2020 AKAN DILAKUKAN EVALUASI  UNTUK DIAMBIL LANGKAH-LANGKAH JIKA DIPERLUKAN;

5.UNTUK MASYARAKAT YANG BERPROFESI SEBAGAI TUKANG OJEK, SOPIR  ANGKOT DAN SUPIR TAXI RENTAL DILAKUKAN PEMBATASAN  JAM KERJA  MULAI JAM 06.00 WIT SAMPAI DENGAN 16.00 WIT;

6.UNTUK KARYAWAN DAN STAF PERUSAHAAN YANG BEROPERASI DI RAJA AMPAT DENGAN KARTU PENDUDUK LUAR RAJA AMPAT  KEMUDIAN AKAN MELAKUKAN CUTI ATAU BERKEINGINAN KEMBALI KE DAERAH ASAL MAKA TIDAK KEMBALI KE RAJA AMPAT SAMPAI  BERAKHIRNYA DARURAT COVID-19 ATAU MENGUNDURKAN DIRI DARI PERUSAHAAN  TEMPAT BEKERJA;

7.UNTUK PERUSAHAAN YANG BERGERAK DALAM PELAYANAN PELAYARAN KAPAL PENUMPANG AGAR MENGURANGI RUTE PELAYARAN SERTA MEMASTIKAN PENUMPANG DENGAN KARTU PENDUDUK RAJA AMPAT DAN PELAYARAN KAPAL BARANG AGAR TETAP SESUAI JADWAL YANG BERLAKU;

 8.TEMPAT HIBURAN SEMENTARA TIDAK DIPERBOLEHKAN BEROPERASI;

 9.TAMAN KORFARKOR DAN TAMAN DEPAN KANTOR BUPATI DIBUKA DARI JAM 06.00 WIT SAMPAI DENGAN JAM 16.00 WIT;

10. PANTAI WTC DITUTUP SECARA KESELURUHAN;

11.  UNTUK  PELAKSANAAN IBADAH UMAT MUSLIN MENGIKUTI KETETAPAN FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA PUSAT DAN MAKLUMAT MAJELIS ULAMA PROVINSI SERTA KABUPATEN RAJA AMPAT,  UNTUK IBADAH BAGI UMAT KRISTEN PROTESTAN MENGIKUTI KETETAPAN SINODE PUSAT, PROVINSI, DAN KLASIS, UNTUK UMAT KATHOLIK MENGIKUTI INSTRUKSI DARI KARDINAL, KEUSKUPAN, DAN DEKENAT, UNTUK UMAT HINDU MEMPEDOMANI INSTRUKSI PERSATUAN  HINDU DHARMA INDONESIA PUSAT DAN PROVINISI, UNTUK UMAT BUDHA MEMPEDOMANI INSTRUKSI PERSATUAN UMAT BUDHA INDONESIA BAIK PUSAT, PROVINSI MAUPUN KABUPATEN RAJA AMPAT

12. APARAT KEAMANAN MELAKUKAN PENGAWASAN, PENERTIBAN DAN PENEGAKAN HUKUM TERHADAP KESEPAKATAN BERSAMA INI SESUAI DENGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU.

Kesepakatan bersama ini ditandatangani oleh Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati SE; Ketua DPRD Raja Ampat, Abdul Wahab Warwey; Kapolres Raja Ampat, AKPB Andre J.W.Manuputty,SIK; Dan Dim 1805 Raja Ampat, Letkol Infantri (Inf) Josep Paulus Kaiba dan Ketua FKUB Raja Ampat, Pdt. Genos Burdam S.Th.(Data Humas Kabupaten Raja Ampat) ***