logo

Literasi Kesehatan:  Pengetahuan Dan Kemampuan Medis Bagi Petugas Lapangan

Literasi Kesehatan: Pengetahuan Dan Kemampuan Medis Bagi Petugas Lapangan

27 Maret 2020 22:40 WIB

SuaraKarya.id -  

Oleh : Chrysnanda Dwi Laksana

Pandemi Covid 19 membuat pelayanan medis kewalahan. Petugas lapangan bahkan para pekerja pada lini terdepan sebatas bermodal masker sarung tangan dan nekad sebagai wujud keberaniannya. Pada masa kolonial sangat sedikit dokter yang ada, maka dilatih dan didiklah mantri sebagai tenaga medis yg menggantikan dokter di berbagai pelosok. Pata mantri ini benar benar dapat melayani bahkan menjembatani rumah sakit dengan pasien. Para mantri berkeliling door to door melayani warga masyarakat yg jauh dr rumah sakit atau di pedesaan pedesaan.

Pada masa pandemi Covid 19 para petugas lapangan  sebagai pejuang  kemanusiaan pilar terdepan melayani masyarakat, tidak  menutup kemungkinan akan tertular dan menjadi korban. Dokter perawat tenaga medis pun banyak yang tertular bahkan meninggal. Yang memahami kesehatan pun dapat tertular apalagi petugas  lainya tentu mereka akan sangat rentan tertular.

Alat pelindung diri sangat terbatas, masker  semua mengenakan tidak semua wilayah dapat dijangkau penyemprotan infektan. Tempat publik sangat rentan menjadi penyebar Covid 19. Para pekerja ride hailing tidak semuanya dapat dijamin aman dari serangan covid 19. Berita2 hoax yang membingungkan dan menyesatkan semakin memperkeruh suasana. Parno dan phobi menjadi serangan psikis masyarakat. Sikap warga yang tidak patuh anjuran pemerintah membuat semakin meluasnya pandemi covid 19. Pulang kampung menjadi keresahan baru bahkan ada pimpinan daerah yg dg terpaksa mengambil keputusan lock down di wilayahnya.

Para petugas lapangan memang secara fisik psikis dituntut sehat dan mereka memerlukan pengetahuan dan ketrampilan medis untuk :

1. Menjaga diri agar tidak mudah tertular atau menjadi penular.

2. Bagaimana mengatasi apabila dirinya lingkunganya dan keluarganya tertular.

3. Bagaimana membersihkan diri peralatan yang digunakan maupun ruangan atau kantor atau lingkungannya untuk melayani masyarakat

4. Bagaimana memberikan bantuan sebagai tindakan pertama di tempat kejadian. Apa bagimana akan di bawa ke mana dengan apa kontak siapa.

5. Bagaimana mentransformasi warga untuk paham akan Covid 19 dan mengajak masyarakat patuh aturan.

6. Bagaimana membantu bagi keluarga tenaga medis yang berjuang memberikan pelayanan para penderita Covid 19.

7. Bagaimana menangani apabila ada yg tiba tiba meninggal akibat Covid 19.

8 Bagaimana memberdayakan warga dengan mitra mitranya untuk menjaga dan membersihkan lingkungannya

9. Bagaimana mendokumentasikan dan membuat laporan
dan sebagainya yang bisa dikembangkan sesuai kebutuhan

Pengetahuan dan ketrampilan sebagai medis bisa dilakukan oleh para ahli di bidang kesehatan bidang virus bidang penyakit menular bidang penanganan darurat dan sebagainya untuk choaching maupun training walaupun dengan cara on line. Materi materi yang menjadi pedoman dan mentor mentor atau trainer yang akan memberikan materi maupun tutorial disiapkan. Materi2 dpt dibuat melalui poster, leaflet, meme, film film pendek, dsb yg dishare melalui berbagai media.

Para trainer atau tutor trs melakukan mentoring memonitor atau bahkan mengevaluasi apa yg telah dan sedang dilakukan. Para petugas lapangan tdk di lepas begitu saja namun ada pantauan dengan back up dari posko sebagai pusat K3I atau  call centre yang akan membantu menjembatani atau memberikan solusi informasi komando dan pengendalian.

Tatkala kondisi rumah sakit tidak lagi mampu menangani apa yang hrs dilakukan atau setidaknya isolasi mandiri atau cara mengamankan menjaga stamina dsn kesehatan ttp terus dibutuhkan. Literasi medis menjadi bagian dr menyiapkan petugas petugas lapangan tentang sigap n tanggap dlm menghadapi berbagai msl yg berkaitan dg pandemi covid 19. Pengetahuan ketrampilan dan kemampuan medis setidaknya membuat petugas lebih percaya diri profesional dalam melayani masyarakat dan sebagai upaya meminimalisir petugas menjadi korban penularan.

* Brigjen Pol DR Chrysnanda Dwi Laksana - Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri.

Editor : Gungde Ariwangsa SH