logo

Wamendes PDTT: Rumus Jitu Bangun Desa Libatkan Anak Muda

Wamendes PDTT: Rumus Jitu Bangun Desa Libatkan Anak Muda

Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi (kiri) bersama Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (kanan).(foto,ist)
02 Maret 2020 14:50 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Cara jitu membangun sebuah desa, salah satunya yaitu pemerintah daerah khususnya kepala desa harus melibatkan anak muda karena cenderung kaya ide dan kreatif.

Demikian dipaparkan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi, saat menerima kunjungan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dan rombongan, di kantor Kemendes PDTT, di Jakarta, Senin (2/3/2020).

Kunjungan itu dalam rangka berkonsultasi mengenai pembangunan desa di kabupaten yang berjuluk kota knalpot tersebut. "Karena idenya banyak dan out of the box, ini bukan kita berarti mengesampingkan peran orang tua ya," kata Wamendes PDTT.

Dia melanjutkan, cara yang kedua adalah harus cerdik memanfaatkan dana desa, yang sudah digelontorkan pemerintah pusat. Kepala desa jangan asal belanja atau membangun tanpa memikirkan hasil jangka panjangnya.

Menurut dia, dana desa yang nilainya terus meningkat dari tahun ke tahun itu harus digunakan sebagai penggerak masyarakat desa. Kepala desa juga harus pintar melihat potensi desa masing-masing untuk dikembangkan dan dieksplor guna kepentingan warganya.

"Dana desa itu jangan hanya dimaknai transfer sosial, tapi dimaknai sebagai penggerak. Karena dana desa ini filosofinya adalah instrumen distribusi keadilan," imbuhnya.

Wamendes PDTT menekankan agar kepala desa dapat memanfaatkan dana desa dengan baik dan benar, jangan sampai asal menggunakan apalagi diselewengkan untuk kepentingan pribadi atau keluarga dan kelompok tertentu. "Siapa yang membegal dana desa berarti membegal rakyat, dana desa untuk rakyat bukan untuk kepala desa, kalau rakyatnya makmur pasti kepala desanya makmur," tuturnya.

Dengan demikian, apabila dana desa sudah dimanfaatkan dengan baik dan benar maka warganya akan makmur. Apabila masyarakat desa makmur maka secara otomatis Indonesia sakan menjadi negara yang maju.

Pada pertemuan itu, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi memberi kesempatan pada 8 kepala desa yang dibawanya, untuk memaparkan potensi desa masing-masing. Wamendes PDTT mengaku tertarik dan ingin melihat langsung untuk memastikan potensi desa di Purbalingga.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto