logo

Anak Muda Penggerak Berkembangnya Perdesaan

 Anak Muda Penggerak Berkembangnya Perdesaan

Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi (tengah).(foto,ist)
25 Februari 2020 19:26 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Banyak desa yang maju dan berkembang maupun desa-desa yang mandiri, penggeraknya anak-anak muda. Karena, anak-anak muda lebih cenderung kreatif dan inovatif.

Demikian dikemukakan Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi, dalam acara dialog nasional dan peresmian Pergerakan Tani Muda Indonesia (PETANI) di Kedai Tempo, Utan Kayu, Jakarta Timur, Senin (24/2/2020). 

Dalam dialog yang bertemakan “Bersama Anak Muda; Bangun Indonesia dari Desa dan Pertanian” tersebut, Wamendes PDTT menyatakan, betapa pentingnya peran pemuda dalam pembanguman desa.  Dia menegaskan peran penting pemuda dalam pembangunan desa.

Di satu sisi, dia juga memaparkan dampak dana desa terhadap pertanian. Dana desa, terangnya, mendorong peningkatan produksi dan pendapatan petani, yang secara tidak langsung diakibatkan oleh pembangunan infrastruktur. Juga usaha tani, jaringan irigasi, drainase, dan pelatihan bidang pertanian untuk peningkatan kapasitas petani.

Kajian 33 Perguruan Tinggi Desa (Pertides) di 33 Provinsi menyebutkan jika dana desa itu beri efek positif bagi pembangunan desa di setiap provinsi. Kajian itu menyebutkan, dana desa meningkatkan kemampuan, keterampilan serta perubahan sikap yang lebih terbuka terhadap inovasi pertanian.

Selain itu, dana desa juga sebagai pemberdayaan petani, kelompok tani, BUMDes maupun koperasi merupakan manfaat peningkatan produktifitas pertanian. "Dampak dana desa terhadap sektor pertanian adalah meningkatnya produktifitas petani”, ujar Wamendes PDTT.

 Di hadapan Dwan pengurus pusat PETANI, dia berharap organisasi itu turut serta dalam pembangunan di sektor pertanian untuk desa lebih maju. "Saya berpesan kepada Pergerakan Tani Muda Indonesia (PETANI) untuk ikut andil dalam pembangunan pertanian, pembangunan SDM dan juga untuk peningkatan kemajuan warga desa," tuturnya.

Dialog dihadiri pula oleh Akademisi IPB dr Eko Wahyono Sri Puji Rahayu dari Kementerian Pertanian, jajaran dewan pengurus pusat PETANI dan juga para mahasiswa.

Editor : Gungde Ariwangsa SH