logo

Semua Pertokoan Modern Di Depok Tak Lagi Sediakan Kantong Plastik

Semua Pertokoan Modern Di Depok Tak Lagi Sediakan Kantong Plastik

Wali Kota Depok Mohammad Idris (kiri) menerima tas belanja dari Branch Manager Alfamart Siswanto Ariwijaya. Tas-tas itu dibagi-bagikan ke warga supaya digunakan saat berbelanja, dan tidak lagi bergantung pada pemberian tas plastik.
21 Februari 2020 21:48 WIB
Penulis : Windrarto

SuaraKarya.id - DEPOK:  Para pengelola pertokoan modern dan berbagai elemen masyarakat di Kota Depok, Jawa Barat, bersepakat dan berkomitmen mengurangi sampah plastik. Bagi pengelola pertokoan modern tak lagi menyediakan kantong plastik. Sementara para konsumen didorong untuk membawa tas belanja yang bisa berkali-kali digunakan.

Hal tersebut mereka kumandangkan pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang dipimpin Wali Kota Depok Mohammad Idris di alun-alun Kota Depok, Jumat (21/2/2020). Dalam HPSN, yang digelar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Wali Kota juga mencanangkan Depok bebas sampah tahun 2025, dan pengurangan sampah plastik.

Saat ini, baru sejumlah pertokoan modern yang tidak lagi menyediakan kantong plastik. Namun memasuki bulan Maret, semua pertokoan modern sudah sama sekali tidak menyediakan kantong plastik.

“Mulai 1 Maret 2020 tidak ada lagi kantong plastik di semua toko kami,” ujar Deputy Branch Manager Alfamart Siswanto Ariwijaya yang ditemui di sela-sela HPSN.

Maka dalam acara tersebut, yang juga diikuti masyarakat, dibagikan tas belanja yang bisa digunakan berulang-ulang. Hal ini sekaligus untuk mensosialisasikan pengurangan sampah plastik dan menyadarkan masyarakat akan bahaya sampah plastik.

Program Pemerintah Kota Depok untuk meminimalisasi volume sampah , termasuk pengurangan sampah plastik, ujar Siswanto, harus didukung agar Depok menjadi kota yang bersih dan sehat.

 "Tujuan Pemerintah Kota Depok selaras dengan tujuan kita yaitu mengurangi sampah plastic,” ucapnya.

Karena itu, katanya,  Alfamart membagikan 1000 kantong belanja sebagai sosialisasi kepada konsumen untuk mulai menggunakan kantong belanja sendiri saat berbelanja. “Karena mulai 1 Maret 2020 tidak ada lagi kantong plastik di toko kami," ucap Siswanto menandaskan.

Ia berharap apa yang dicanangkan Pemerintah Kota Depok yaitu Kota Depok bebas sampah (zero waste) bisa terwujud.

Sementara itu Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, untuk mengurangi volume sampah plastik, Pemerintah Kota Depok telah membuat surat edaran terkait pengurangan sampah plastik di seluruh retail yang ada di Kota Depok, termasuk di pasar tradisional.

"Target khusus kita pengurangan penggunaan kantong plastik, target umumnya pengurangan sampah harus benar-benar efektif. Kita mengajak seluruh retail untuk menyediakan kantong belanja ramah lingkungan," ucapnya usai menyerahkan surat edaran kepada seluruh pengelola retail di Kota Depok.

Untuk mencapai target tersebut, tuturnya, dibutuhkan kebersamaan dan kesadaran dari seluruh elemen masyarakat Depok."Jangan hanya kita yang sadar tetapi masyarakatnya tidak sadar untuk mengurangi penggunaan plastik,"  kata Wali Kota.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH