logo

Perlu Kewaspadaan Tingkat Tinggi Terhadap Wisman Asal China

Perlu Kewaspadaan Tingkat Tinggi Terhadap Wisman Asal China

25 Januari 2020 15:07 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - JAKARTA: Merebaknya virus corona wuhan amat meresahkan warga dunia. Terlebih virus itu sudah merebak ke luar China.  Di Thailand sudah ditemukan 4 kasus dan di China sendiri tercatat sudah 1000 kasus. Dari seribu itu lebih dari 41 orang tewas.

Kekhawatiran merebak seiring perayaan imlek di China dan beberapa negara tetangga dimana mobilitas di momen liburan imlek mengancam terjadinya perluasan wabah virus corona wuhan ini.

Mengantisipasi merebaknya virus corona ke Indonesia memunculkan himbaun agar pemerintah mengeluarkan langkah pencegahan bagi wisatawan mancanegara (wisman) asal China. Langkah pencegahan untuk wisman asal China memang bakal menuai kontroversi mengingat wisman China menjadi pengunjung terbanyak ke Indonesia.  

"Menurut saya sudah waktunya kita meningkatkan kewaspadaan, travel warning terhadap wisman China, bahkan sudah mengarah ke travel ban. Selain itu juga perlu adanya langkah-langkah pencegahan yang konkrit dari pemerintah," ujar Taufan Rahmadi, founder komunitas Temannya Wisatawan, Sabtu (25/1/2020).

Resiko menurunnya kunjungan wisman memang harus dihadapi demi terlindungnya destinasi-destinasi wisata, terutama 5 destinasi wisata prioritas dari wabah virus corona. "Jangan menunggu ada yang terjangkitnya seseorang dari virus corona. Resiko berkurangnya wisman harus diambil ketimbang kalau virus sudah merebak, kita akan kehilangan semuanya," kata Taufan. 

"Saatnya kita fokus ke wisman yang memiliki value, yang banyak spend money nya di Indonesia. Jadi tak sekedar mengejar jumlah tapi mengejar value," ujar Taufan yang mengaku sangat khawatir dengan virus corona yang sudah masuk ke Malaysia dan Australia.

Taufan berharap pemerintah dan stakeholder terkait saling bahu membahu mencegah merebaknya virus corona di Indonesia. "Harus ada kordinasi dan langkah konkrit kerjasama antara Kemenlu, Imigrasi, Kemenkes dan Kemenparekraf. Karena menurut saya cepatnya virus ini menyebar sangat mengerikan. Cepat sekali dan belum ada obatnya," kata Taufan.

Menurut Taufan, perlu juga adanya posko-posko di destinasi wisata agar penanganan virus corona bisa cepat. "Saya sangat setuju jika diadakan posko-posko di destinasi wisata dan bandara sebagai pintu masuk, untuk pencegahan merebaknya virus corona," kata Taufan.