logo

Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Ajukan Anggaran Untuk Lapangan Pendukung

Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Ajukan Anggaran Untuk Lapangan Pendukung

Stadion Manahan Solo
24 Januari 2020 23:36 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: FIFA secara resmi telah menunjuk Stadion Manahan Solo sebagai salah satu dari enam stadion yang akan menjadi lokasi Piala Dunia U-20 yang akan berlangsung 24 Mei-13 Juni 2020. Sebagai tuan rumah, Kota Solo harus mempersiapkan lapangan pendukung.

Menurut Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, dibutuhkan dana sekitar Rp80 miliar untuk menyiapkan lima lapangan pendukung lengkap dengan fasilitas ruang ganti, toilet serta fasilitas lain termasuk kualiras lapangan yang harus berstandar FIFA.

"Persoalannya untuk venue pendukung membutuhkan anggaran cukup banyak. Saya sudah minta Pak Joni (Kepala Dispora Solo, Joni Hari Sumantri) untuk melakukan penghitungan karena lapangan harus sesuai standar internasional," jelas Rudy kepada wartawan, Jumat (24/1/2020).

Pemkot Solo menyiapkan lima lapangan pendukung yakni Lapangan Kotabarat, Stadion Sriwedari, Lapangan Karangasem, Lapangan Sriwaru serta Lapangan Banyuanyar. Untuk semua lapangan pendukung tersebut memerlukan perbaikan.

"Seperti butuh serapan airnya, perlu dilebarkan agar sesuai standar internasional. Karena ini ajang piala dunia tidak main-main," katanya.

Pemkot Solo telah mengajukan kebutuhan  anggaran tersebut ke pemerintah pusat dan PSSI. Sedangkan untuk stadion utama yang akan digunakan yakni Stadion Manahan tidak membutuhkan pembenahan lagi. Hanya tinggal membangun lanscape yang telah dianggarkan dari pemerintah pusat.

Selain menyiapkan lima lapangan pendukung, Pemkot Solo juga harus mensterilkan kawasan sekitar Manahan. Semua PKL akan dipindahkan sementara selama pertandingan berlangsung.

Sementara itu, Kepala Dispora Solo, Joni Hari Sumantri mengatakan, PSSI telah mengecek Stadion Manahan 10 hari lalu. Hasil pengecekan PSSI memberi sejumlah catatan untuk Stadion Manahan. Yakni penanganan ring 1, ring 2, dan ring 3. Untuk ring 1 stadion sudah tidak ada masalah sedangkan ring 2 menunggu standar yang ditentukan FIFA.

"Kalau ring 3 pembahasan khusus karena menyangkut fungsi kawasan di luar pagar. Semacam sterilisasi, ring 3 adalah aktivitas perdagangan seperti PKL harus ada penanganan khusus," ujarnya.

Pihaknya masih menunggu surat resmi dari PSSI terkait penunjukkan Stadion Manahan, Solo sebagai venue Piala Dunia U-20. Selain Stadion Manahan, stadion lain yang telah ditunjuk FIFA adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno, Stadion Pakansari Bogor, Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dan Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali. ***

Editor : Gungde Ariwangsa SH