logo

Surat Bantahan Respati & Widjaja Law Firm

 Surat Bantahan Respati & Widjaja Law Firm

24 Januari 2020 20:11 WIB
Penulis : Wilmar Pasaribu

SuaraKarya.id - JAKARTA: Respati & Widjaja Law Firm selaku kuasa hukum  Prithvi Suresh Vaswani mengajukan bantahan atas berita bertajuk “Jaksa Kejati DKI Tunggu Pelimpahan Kembali Berkas Tersangka Prithvi Suresh Vaswani” yang tayang 21 Januari 2020. Surat bantahan dengan nomor : RSW/Pdt/011/01/2020, tertanggal 23 Januari 2020 menyangkut perihal hak jawab dan somasi.

Dalam suratnya yang ditujukan kepada Pimpinan Redaksi Media Suara Karya itu advokat Kantor Respati & Widjaja Law Firm, Ivonne Woro Resdpatiningrum SH CN MH menyatakan, tidak benar pernyataan atau statement media cetak Suara Karya dalam artikelnya tertanggal 21 Januari 2020 yang berjudul “Jaksa Kejati DKI Tunggu Pelimpahan Kembali Berkas Tersangka Prithvi Suresh Vaswani”, yang menyebutkan “Prithvi dituding Roshni selalu timbulkan gara-gara. Tersangka juga menyukai hal-hal yang seharusnya tidak baik dimiliki pria yang sudah berkeluarga. Antara lain hidup foya-foya dengan wanita-wanita bayaran, sering pulang dalam keadaan tidak sadar akibat terlalu banyak minum alkohol dan melakukan kekerasan, sering mabuk di rumah, sering pulang menjelang pagi dan memiliki wanita idaman lain”.

Pernyataan-pernyataan tersebut tidak benar dan sangat mencemarkan nama baik klien kami, karena faktanya tidak ada satu pun putusan pengadilan yang membuktikan kebenaran atas pernyataan-pernyataan terhadap klien kami tersebut.

Bahwa oleh karena itu, dengan ini kami juga memberikan somasi kepada pimpinan redaksi media Suara Karya agar segera meminta maaf kepada klien kami atas pernyataan-pernyataan (statement) tersebut terhadap klien kami yang sangat tidak berdasar dan tidak terbukti kebenarannya, serta memuat permohonan maaf tersebut di dalam media atau surat kabar yang sama yaitu di media Suara Karya yang juga dipublikasikan untuk umum.

Bahwa apabila dalam jangka waktu 2 x 24 jam sejak tanggal surat ini, redaksi media Suara Karya tidak juga meminta maaf kepada klien kami yang juga dimuat di dalam media Suara Karya tersebut, maka kami akan menempuh jalur hukum secara pidana dan perdata.

Demikian Hak Jawab dan Somasi yang diajukan Ivonne Woro   Respatiningrum SH CN MH yang dimuat sebelum tenggat waktu 24 jam sejak surat diterima.

Dengan dimuatnya surat bantahan ini maka terpenuhi sudah hak jawab dari pihak yang bersangkutan yang keberatan atas berita termaksud. Kemudian dengan  permohonan maaf kepada yang dirugikan dapat pula disampaikan, berita tersebut dibuat berdasarkan Laporan Polisi di Polda Metro Jaya dengan saksi pelapor Roshni, istri Prithvi, terkait kasus KDRT yang kemudian dikonfirmasikan perkembangan penangannya ke Kasipenkum Kejati DKI Jakarta.  ***

                                                          

Editor : Gungde Ariwangsa SH