logo

TES Hadir Memberi Inspirasi Bagi Pengusaha Muda

TES Hadir Memberi Inspirasi Bagi Pengusaha Muda

24 Januari 2020 08:36 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - JAKARTA: The Entrepreneurs Society (TES), sebuah komunitas pengusaha muda hadir menjadi bagian dari roda pembangunan Indonesia. Komunitas yang kini memiliki 500 anggota dan terus berkembang ini memberikan inspirasi, edukasi dan jalan bagi pengusaha muda yang baru memulai berbisnis.

Jika biasanya Klemens Rahardja selaku Founder dari TES terjun langsung untuk memberikan inspirasi kepada para pengusaha muda yang baru mulai berbisnis, seiring berkembangnya TES, kini TES justru ingin menjadikan pengusaha-pengusaha muda yang sudah berpengalaman tersebut sebagai sumber inspirasi melalui Community Launch and Award Night yang diselenggarakan di Luminor Hotel, Jakaita Barat, Kamis (23/1/2020) malam.

Klemens Rahardja selaku Founder dari TES mengatakan setiap pcngusaha bisa dikatakan sebagai juru kunci utama dalam usahanya. Pengusaha merupakan bos dari perusahaannya sendiri. Oleh sebab itu, adanya komunitas diharapkan bisa menjadi wadah dan tempat berkembangnya para pengusaha, serta bisa meningkatkan semangat para pengusaha. Kepada pengusaha yang sukses, mampu memberi sumbangsih dan menginspirasi pengusaha muda lainnya, TES pun memberi mereka award.

“Award akan diberikan kepada para pengusaha sesuai dengan kategorinya. Ada 22 pengusaha muda yang menerima award ini .Dan harapan kami, ini akan mendorong semangat para pengusaha yang menang karena mendapat apresiasi dan menjadi motivasi bagi pengusaha lainnya yang belum mendapat award,” tutur Klemens Rahardja di sela-sela acara Community Launch and Award Night.

Community Launch and Award Night ini juga mengusung tema yang unik sebagai dress code untuk para pengusaha muda yang menghadiri acara ini, yaitu Kingsman. “Keyword utama dalam film Kingsman selaras dengan The Entrepreneurs Society yang merupakan komunitas pengusaha. Dimana pengusaha identik dengan pembawaan diri yang elegan,” ucap Klemens Rahardja sembari memberikan senyum bangganya. 

Acara kali ini terdiri dari tiga acara inti, yaitu networking dinner, community launch, dan award night. Networking dinner merupakan bagian acara yang dilakukan sebelum seluruh rangkaian acara dimulai, tujuannya untuk membuat para anggota TES untuk saling mengenal satu sama lain dan saling berbagi pengalaman mengenai bisnisnya masing-masing, serta memperluas network mereka dalam dunia bisnis. 

Dengan diluncurkannya komunitas pengusaha ini secara resmi, diharapkan gaungnya semakin terdengar luas dan semakin banyak pengusaha yang terbantu dan saking membantu atau bahkan bisa saling berkolaborasi melalui komunitas ini. "Prinsip kami, memberi dan membantu orang dulu setelah itu yakin akan menuai profit di kemudian hari. Semakin banyak kita membantu orang, semakin luas networking kita," ujar Klemens Rahardja.

Klemens sendiri mengaku membangun TES awalnya dari obrolan bersama teman-temannya. "Waktu saya pertama kuliah di Australia, pertama datang saya bingung cari tempat tinggal, transportasi sampai kartu telepon. Dari pengalaman ini, saat mulai kuliah, saya pun terpikir untuk membantu mereka yang baru pertama datang untuk kuliah di Australia agar tidak kebingungan seperti saya dulu. Masalah tempat tinggal, transportasi dan sebagainya," kata Klemens.

Dari ketulusannya mambantu orang, Klemens pun mulai memiliki jaringan luas. Networking terbentuk. "Meski bukan dalam bentuk uang, tapi bagi saya ini juga sudah merupakan sebuah profit," kata Klemens menceritakan cikal bakal membentuk TES.

Kini TES rutin menggelar acara yang memberikan edukasi, networking dan inspirasi bagi pengusaha muda. Klemens membaginya dalam 6 kelas. "Pengusaha yang  sudah ada di kelas 5 atau 6 akan memberi pengetahuan dan pengalaman mereka kepada kelas-kelas di bawahnya. Begitu seterusnya jika mereka yang ada di bawah kemudian naik ke kelas 5 atau 6, diharapkan juga bisa memberi edukasi kepada teman-teman yang ada di bawah," ujar Klemens.

Dikatakan Klemens, pengusaha kelas 1 dan 2 merupakan pengusaha pemula yang melakukan semuanya sendiri. Mulai beli bahan, produksi hingga ke pemasaran. Semakin naik kelas semakin memiliki jaringan, pasar, dan karyawan. Omset pun semakin besar. "Kalau sudah ada di kelas 4,5 dan 6 mereka sudah memiliki networking yang baik, manajemen baik, karyawan juga mulai banyak, dan cabang di mana-mana. Omset pun sudah lumayan," kata Klemens.

Jadi, TES merupakan wadah yang mendukung bagi pengusaha muda atau pemula untuk bisa berkembang.

Editor : Gungde Ariwangsa SH