logo

PMJ Ungkap 1,3 Ton Ganja Dan Sita Ladang Ganja Di Mandailing Natal

PMJ Ungkap  1,3 Ton Ganja Dan Sita Ladang Ganja Di Mandailing Natal

Istimewa
22 Januari 2020 16:35 WIB
Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sujana menggelar hasil pengungkapan kasus narkotika jenis ganja yang dilaksanakan dalam waktu dua bulan terakhir, sejak Desember 2019 hingga januari 2020.

Tersangka berjumlah 19 orang di mana di  mana salah satunya dilakukan tindakan tegas dan terukur (tembak mati)

“Pengungkapan ini merupakan hasil kerjasama antara Direktoat Resnarkoba Polda Metro Jaya dan Polres jajaran,” ujarnya kepada wartawan, di Mapolda Metro, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Sitaan ganja tersebut  berasal dari Polres Metro Jakarta Barat, Polres Metro Jakarta Selatan, Polres Kota Depok dan Polres Metro Bekasi Kota.

“Para tersangka akan mengedarkan ganja teesebut di wilayah Polda Metro. Berdasarkan informasi kami menyita barang bukti dengan total 1,343 ton ganja,” kata Nana, didampingi Kabid Humas Kombes Pol Yusri Yunus, Dirresnarkoba Kombes Pol Herrie Heryawan beserta jajaran.

Hasil pengungkapan tersebut dikembangkan dari Panyabungan, kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Selanjutnya kami juga mendapat info ada ladang ganja seluas 5 hektar dari desa Banjarlancat, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Kawasan hujan yang lazim disebut kawasan Simpang Palu berada di desa Banjar Lancar kecamatan Penyambungan Timur, Madina. Dari hasil penelusuran ditemukan ladang ganja siap panen.

Selanjutnya Kapolda PMJ menyebutkan, ladang ganja yang siap panen dengan tinggi tanaman berkisar 100-200 centimeter.

Nana mengatakan, dari 5 hektar ladang ganja tersebut menghasilkan panen mencapai 60 ton ganja siap pakai.

“Saat ini indonesia masih dalam darurat narkoba, katakan tidak untuk narkoba mari bersama perangi narkoba,” tegasnya.

Kepada para tersangka dikenakan Pasal 114, Pasal 132, Pasal 112, Pasal 132 Undang Undang RI Nomor 35 2009 tentang narkotika

Editor : Dwi Putro Agus Asianto