logo

Kemensos Siap Membantu Peningkatan SDM Bidang Kessos Di Kaltara

Kemensos Siap Membantu Peningkatan SDM Bidang Kessos Di Kaltara

Mensos Juliari P Batubara. (foto,ones)
22 Januari 2020 00:09 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kementerian Sosial (Kemensos) siap membantu peningkatan sumberdaya manusia (SDM) di bidang kesejahteraan sosial (kessos) di Kalimantan Utara (Kaltara).

Hal itu diungkapkan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara, usai acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional Politeknik Kesejahteraan Sosial (Polteksos) Bandung, disertai Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kemensos dan Pemprov Kaltara, serta Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Kemensos dan Dinas Pendidikan Provinsi Kaltara, di kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Dia menyatakan, akan didirikan sekolah di Kaltara. Sekolah tersebut bisa dimanfaatkan para lulusan SMA dan ASN. Untuk meningkatkan kualitas diri yang berminat di bidang kessos.

"Kaltara merupakan provinsi termuda, mungkin bisa belajar pada provinsi-provinsi lain. Untuk penanganan masalah kesejahteraan sosial," tutur Mensos.

Diungkapkannya, dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, perlu dilakukan penataan sistem organisasi pemerintah, agar tercapainya kesejahteraan.

Terkait dengan pelantikan, dia mengatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang didasarkan pada Peraturan Menteri Sosial Nomor 24 tahun 2019 Status Polteksos Bandung. Regulasi ini memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berkiprah dalam jabatan tersebut.

Ditegaskannya, pada seluruh pejabat di lingkungan Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung, segala kebijakan yang diambil dalam pelaksanaan tugas-tugas kedinasan, harus senantiasa berpegang teguh pada prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

"Pada hakekatnya jabatan adalah kepercayaan dan sekaligus merupakan amanah yang dibebankan Tuhan Yang Maha Kuasa kepada kita, yang semuanya akan dituntut pertanggungjawabannya baik di dunia maupun di akhirat," papar Mensos.

Karenanya, ujarnya, jabatan jangan diminta, dan apabila diberi jabatan, dimana saja, jangan menolak. Laksanakan semuanya dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan, dengan semata-mata bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Terjadinya perubahan-perubahan paradigma dalam sistem pemerintahan, lanjutnya, secara filosofis mengandung makna. "Kita senantiasa dituntut bekerja lebih profesional, jujur dan transparan," ucapnya.

Karenanya, seluruh pejabat diminta kesediaannya untuk menandatangani pakta integritas, sebagai simbol kesiapan dan kesediaan. Untuk senantiasa berpegang teguh pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Editor : Gungde Ariwangsa SH