logo

Kerja Bhakti Massal di Jalur Kereta, KAI Daop 8 Kerahkan 150 Personil

  Kerja Bhakti Massal di Jalur Kereta, KAI Daop 8 Kerahkan 150 Personil

19 Januari 2020 14:58 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: PT Kereta Api Indonesia (KAI) daop 8 mengerahkan 150 personil membersihkan sampah yang menumpuk di pinggiran rel. Agenda kerja bhakti bersih bersih jalur rel antara Stasiun Surabaya Pasar Turi - Stasiun Tandes sepanjang 5 Km itu juga melibatkan masyarakat sekitar.

Menurut Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, program itu merupakan wujud dukungan BUMN tersebut pada program Pemkot Surabaya menciptakan kota yang bersih dan asri. "Kami bahkan mengerahkan 5 gerbong jenis GD (Gerbong Datar), khusus  untuk pengangkut sampah hasil dari operasi bersih tersebut," ujarnya, Minggu (19/1/20200).

Agenda kerja bhakti itu juga melibatkan jajaran Dishub Kota Surabaya. Mereka sama-sama berharap mampu mewujudkan pintu masuk kota Surabaya melalui jalur rel arah utara yang bersih  dan asri.

Pemandangan seperti itu, kata Suprapto, sangat penting untuk  memberikan kesan pertama kepada para pendatang baru ke Kota Surabaya. Saat ini, terdapat  7 kelurahan yang wilayahnya berada di sekitar jalur rel antara Pasar Turi-Tandes.

Bersamaan dengan kegiatan itu, mereka juga melakukan sosialisasi larangan membuang sampah, menanam pohon tinggi dan mendirikan bangunan di sekitar jalur rel. Masyarakat diingatkan bahwa tindakan seperti itu membahayakan bagi perjalanan kereta api, masyarakat, dan melanggar peraturan yang ada.

Suprapto kemudian menyebutkan UU No 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian, pasal  178 dan 181. Para pelaku yang melanggar aturan itu, terancam sanksi hukum sesuai UU No:23 tahun 2007, pasal 192 dan 199.

Pihak KAI berharap, ke depan masyarakat bisa lebih peduli pada kebersihan dan keindahan Kota Surabaya. "Kami juga ingin mereka ikut menjaga kebersihan di jalur rel kereta api," ujarnya.

Sementara acara kegiatan bersih-bersih itu sendiri dimulai sejak pukul 07:00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Kerja bhakti ini penuh suasana kebersamaan dan kekompakan antar sesama stakeholder dan masyarakat.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH