logo

Tim LDP Kemensos Jangkau 44.434 Jiwa Korban Banjir Di 15 Titik

 Tim LDP Kemensos Jangkau 44.434 Jiwa Korban Banjir Di 15 Titik

Mensos Juliari P Batubara usai raker dengsn anggota Komisi VIII DPR. (foto, ones)
15 Januari 2020 23:11 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) Kementerian Sosial (Kemensos) menjangkau 15 titik dengan jumlah penyintas sebanyak 44.434 jiwa yang menjadi korban banjir di DKI Jakarta, Jawa Barat, serta Banten. Tim LDP yang bertugas di lapangan terdiri dari Tim LDP Kemensos yang berkolaborasi dengan relawan lainnya.

Demikian diungkapkan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara saat rapat kerja (raker) dengan Komisi VIII DPR, di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

“Mereka melaksanakan kegiatan LDP sejak awal kejadian yang berfokus pada upaya perlindungan awal, membantu Tim Evakuasi, dan bergerak di dapur umum," tuturnya.

Mensos menjelaskan, Tim LDP bertugas untuk memulihkan kondisi psikologis korban bencana, mulai anak-anak sampai lanjut usia, berbagai kegiatan dilakukan untuk memberikan rasa nyaman kepada korban. “Tim LDP mendampingi anak-anak dan kelompok rentan, mereka bermain dan bernyanyi bersama," ujarnya.

Seperti diketahui, banjir melanda beberapa daerah di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat serta Banten. Berdasarkan data BMKG, hujan saat momen tahun baru yang melanda sebagian besar Jawa bagian Barat-Utara sangat ekstrem. Sehingga, menyebabkan banjir besar yang merata di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung Barat, bahkan Cikampek dan Cipali.

"Hujan kali ini bukan hujan biasa," ujarnya. Begitu terjadi bencana, Mensos langsung menginstruksikan pengerahan Tagana dan Tim KSB untuk melakukan pendataan korban, evakuasi korban ke tempat aman. Khususnya, kepada kelompok rentan yang terdiri dari lansia, anak-anak, penyandang disabilitas, serta kelompok khusus lainnya.

Langkah berikutnya yang dilakukan Kemensos, kata Mensos, melakukan pendistribusian logistik. Untuk pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana alam, yang bersumber dari Gudang Pusat Kemensos dan Gudang Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi penyintas, Kemensos langsung mendirikan dapur umum di 24 titik yang dikelola oleh Tagana dan KSB. Mensos juga menyebutkan, sampai dengan 13 Januari 2020 masih terdapat 26.463 jiwa yang bertahan di pengungsian.

“Ini trennya menurun. Di DKI paling sedikit, 248 jiwa. Jawa Barat 21.109 jiwa. Banten 5.106 jiwa," ungkapnya. Data lainnya, rumah rusak 3.245 unit dengan rincian rumah rusak berat 1.607 unit, rusak sedang 89 unit, rusak ringan 995 unit.