logo

Pilkada Sidoarjo, Posko Pemenangan Kelana Diacak-acak Orang Tak Dikenal

 Pilkada Sidoarjo, Posko Pemenangan Kelana Diacak-acak Orang Tak Dikenal

Posko salah satu bacabup yang diacak-acak.
14 Januari 2020 19:59 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id -
SIDOARJO: Suhu politik di Kabupaten Sidoarjo mulai memanas menjelang pilkada serentak yang akan berlangsung September 2020 mendatang. Sebuah posko pemenangan salah satu bakal calon bupati (Bacabup) Kelana Aprilianto diacak-acak orang tak dikenal, Selasa (14/1/2020).

Menurut Ketua Tim Hukum Relawan Bacabup tersebut, Nugroho Mardiyanto, tidak ada barang apapun yang hilang di kantor yang dijadikan Posko pemenangan Sidoarjo barat tersbeut. "Tidak ada barang yang hilang, tapi arsip di ruangan sekretariat dibuat berantakan," ujarnya.

Kasus mencurigakan itu diketahui pertama kali pada Selasa (14/1/2020) pukul 10.00 WIB oleh penanggungjawab posko, Parli. Saat mendatangi posko tersebut, dia curiga melihat pintu pagar yang terbuka, gembok yang dirusak, ada bekas dongkelan di bagian pintu dan arsip di laci meja ketua yang acak-acakan.

Saat diperiksa lebih seksama, ternyata barang-barang logistik yang tersedia di posko itu, dalam kondisi utuh. "Sepertinya pelaku tidak menyentuh barang-barang logistik sama sekali," ujarnya.

Sehari sebelumnya, mereka juga menemukan sejumlah baliho Kelana Aprlianto yang sudah bertebaran di sungai. Padahal sebelumnya, baliho itu terpajang rapi di tepi jalan kawasan Krian Sidoarjo.

Selaku tim hukum, pihaknya meminta para relawan pendukung Kelana untuk tetap tenang dan tidak terprovoksi oleh beragam kasus tersebut. Nugroho hanya berharap, seluruh tim untuk waspada dan tetap beraktifitas sesuai program yag disepakati.

Seperti diketahui, Kelana Aprilianto disebut-sebut berpeluang paling besar menggantikan bupati lama Saiful Ilah yang berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena tersandung kasus korupsi. Ketua DPD Hanura Jatim yang turun gunung itu dikenal dekat dengan kalangan santri, di wilayah yang didominasi pemilih tradisional tersebut.

Kelana yang merupakan pengusaha sektor transportasi, perhotelan, peternakan dan keuangan itu mengaku sudah selesai dengan dirinya sendiri. "Saya bertekad akan mewakafkan diri saya untuk Sidoarjo. Tidak pernah terbersit sedikitpun untuk melakukan korupsi. Buat apa," ujarnya.

Tokoh yang dikabarkan akan diusung PDIP ini sudah mengantongi dukungan dari koalisi enam partai non parlemen di Sidoarjo. Kaukus yang terdiri dari Partai Hanura, PSI, PKPI, Perindo, Partai Berkarya dan Partai Garuda itu sudah menandatangani surat dukungan dan siap mengarahkan pendukungnya untuk Kelana Aprilianto.***

Editor : Markon Piliang