logo

Bisnis Teh Semakin Moncer, 14 Januari Ditetapkan Sebagai Hari Matcha Nasional

Bisnis Teh Semakin Moncer, 14 Januari Ditetapkan Sebagai Hari Matcha Nasional

Acara talkshow Hari Matcha Nasional di komplek gedung Ariobimo, Jl Rasuna Said, Selasa (14/1/2020). Foto:Suarakarya.Id/Yon P
14 Januari 2020 17:45 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Bisnis teh di Indonesia ke depan diprediksi bakal semakin moncer (bagus). Hal ini karena pertumbuhan penduduk semakin besar, dan gaya hidup masyarakat khususnya generasi milenial semakin menggemari minum teh yang dipercaya bisa meningkatkan kesehatan .

Hal itu dikatakan Founder Indonesia Tea Institute Ratna Somantri dalam talkshow peluncuran 14 Januari sebagai Hari Matcha Nasional di Accelerice Indonesia, komplek Gedung Ariobimo, Jalan Rasuna Said, Selasa (14/1/2020).

"Saat ini moment yang tepat bagi Matchamu untuk melaunching 14 Januari sebagai Hari Matcha Nasional. Bisnis teh akan semakin bagus, apa lagi Matchamu adalah minuman teh dari Jepang yang memiliki bermacam-macam varia rasa yang digemari masyarakat, khususnya generasi milenial, kemasan yang menarik dan kualitas baik," ujar Ratna.

Menurut Ratna, hadirnya Matcha dan Matchamu akan mendorong masyarakat untuk semakin menyukai minum teh diberbagai tempat.

 Sementara itu, Tes Executive Officer Matchamu Lintang Wuriantari menambahkan, tahun 2016-2017 per hari terjual 1000 saset teh Matchamu. " Pada 2019 ini meningkat cukup pesat, per hari terjual 4000 saset teh Matchamu. Pencapaian Ini kami syukuri, terus berusaha meningkatkan kualitas produk dan menyiarkan manfaat Matchamu ke berbagai kalangan masyarakat," ucap Lintang.

Perjalanan matcha dari asal muasalnya di Jepang hingga menjadi booming di Indonesia melalui proses yang panjang dan berliku. Sejatinya matcha dinikmati di asalnya sebagai minuman ceremonial, disajikan dalam upacara-upacara meditasi di kalangan bangsawan.

Sampai akhirnya di era milenial ini matcha diolah lebih casual sebagai flavour baru di Jepang. Baik itu ice cream, wafer, latte , pancake, hingga soba noodle. Komunitas teh Indonsialah yang pada awalnya menjadi salah satu penikmat trend teh baru ini teraplikasi dengan menarik pada gaya konsumsi matcha di Jepang.

Dan perlahan memperkenalkan matcha kepada konsumen teh di Indonesia baik untuk konsumsi casual hingga komersial. Tanpa kita sadari, kata Winner Of Master Chef Seasion 5 Stefani Horison, matcha sudah memasyarakat di Indonesia.

Selain menjajari trend layaknya kopi, cokelat, taro (ubi ungu), matcha juga sudah turut menyehatkan konsumsi harian kita dengan antioksidannya yang unik karena dapat memberikan calming dan menambah fokus saat otak bekerja.

"Wah, matcha memang sudah punya kelasnya sendiri," kata Stefani. Sebagai bukti keseriusan dukungan terhadap budaya minum matcha, Matchamu menetapkan 14 Januari ini sebagai Hari Matcha Nasional sudah sangat tepat. Acara bertajuk "Mematcharakatkan Matcha bareng Matchamu" ini bermulai dari talkshow, penetapan Hari Matcha Nasional, dilanjut dengan Matcha Pairing gubahan Chef Stefani Horison (Masterchef Indonesia).

Tak ketinggalan juga sahabat-sahabat per-matcha-an Indonesia turut serta memeriahkan dengan hidangan-hidangan cantiknya, seperti Indomilk dengan Matcha dan Hojicha Latte-nya, Uji Matcha dengan varian dessert matcha, Coklat nDalem yang membawakan cokelat matcha berbalut genmaicha yang crunchy , cocok juga dengan Roti Panggang OTW yang khas dan gurih, ditutup dengan varian es krim matcha-hojicha-dan sakura dari Threefolks Creamery.

Matcha yang memiliki sejarah panjang selama lebih dari 800 tahun. Di Jepang, perfecting the matcha processing adalah harta yang diwariskan turun temurun di setiap keluarga pembudidaya. Menghargai setiap tahap dalam matcha processing, menjadi faktor yang menentukan demi menghasilkan kualitas matcha terbaik.

Matchamu belajar banyak hal baik dari bagaimana matcha dihasilkan. Value inilah yang selalu dijaga dengan siten baik, dari awal Matchamu lahir hingga menjadi skala Aamanufaktur saat ini serta bereksplorasi memperluas lini produk, tidak hanya matcha, tapi juaga Banana Latte, Pineapple Latte, Mango Latte, Sakura Latte, Chai Latte, Choco Latte, Pineapple Latte, Teh Tarik, Thai Tea dan Read our Velvet Latte.

Encouraging even more people to be aware of what they consume, dimulai dari bagaimana memilih bahan dasar yang baik dan benar. Matchamu percaya bahwa kejujuran hati, respecting every process, adalah modal baik yang Matchamu selalu pegang teguh, baik saat ini maupun seterusnya, to serve only good and honest products (and of course, in a fun way).

Editor : Gungde Ariwangsa SH