logo

Syahrul Paparkan Target dan Strategi Majukan Pertanian

Syahrul Paparkan Target dan Strategi Majukan Pertanian

Mentan Syahrul Yasin Limpo.
14 Januari 2020 10:14 WIB
Penulis : Laksito Adi Darmono

SuaraKarya.id - DEPOK: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjabarkan 3 hal yang harus dilakukan untuk memajukan pertanian Indonesia. Dia pun mamasang target yang harus dicapai sektor pertanian 2020-2024.

Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Direktorat Jenderal Tanaman Pangan di Margo Hotel, Depok, Jawa Barat, Senin (13/1/2020), Syahrul mengatakan strategi pertama adalah harus mengetahui kebutuhan dan harapan petani di masing- masing daerah. 

Kedua, biasakan petani memecahkan masalahnya secara mandiri sehingga pemerintah hanya membantu mensupport dan mengasistensi. Ketiga adalah Intervensi teknologi dan modernisasi sebagai pemecah masalah. 

“Ubah paradigma kalian dalam menyelesaikan masalah di lapangan. Dorong semua pihak mulai dari petani hingga pihak swasta dan BUMN menyelesaikan masalah secara bersama, agar gerakan kita semakin besar dan mandiri,“ ujarnya.

Syahrul menjelaskan bahwa selama 5 tahun ke depan Kementan harus mengembangkan komoditas yang memiliki nilai ekonomi dan meningkatkan devisa melalui akselerasi ekspor. 

Sejalan dengan itu, maka target-target Pembangunan Pertanian 2020-2024 yang ingin dicapai Kementan antara lain, peningkatan produksi minimal 7% per tahun, peningkatan ekspor tiga kali lipat (300%), losses turun dari 12% menjadi 5%. 

"Kemudian, kami pun bertekad meningkatkan Investasi pertanian dari Rp 54 triliun di tahun 2019 menjadi Rp 200 triliun di tahun 2014. Kementan pun semakin masif dalam pemanfaatan KUR pertanian, kami siapkan Rp 50 triliun per tahun. Gunakan KUR untuk perkuat permodalan para petani," jelasnya.

Kementan pun, menargetkan peningkatan efisiensi biaya produksi, menumbuhkan pengusaha millenial sehingga bertambah 2,5 juta orang, penyerapan tenaga kerja 50 juta orang. Juga, penurunan daerah rawan pangan dari 18% menjadi 10%, dan penurunan jumlah stunting pun menjadi target yang harus dituntaskan ke depannya.

"Yang terpenting lagi, kami memastikan stabilitas harga gabah saat panen raya, melalui Komando Strategi Penggilingan Padi (Kostraling, red)," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Mentan juga mengajak kepada semua peserta untuk merapatkan barisan dan fokus melaksanakan tugas mulia ini dalam satu kesatuan gerak demi satu tujuan. Yaitu membangun pertanian Indonesia kearah yang lebih baik.

“Saya adalah bagian dari kalian, mulai hari ini kalian punya Mentan, kalian bisa hubungi saya kapan saja, dan mari kita urus rakyat bersama- sama,“ tegas Mentan. ***