logo

Komunikasi Menjadi Masalah Di Desa Perbatasan

 Komunikasi Menjadi Masalah Di Desa Perbatasan

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar (tengah) didampingi Istri Lilik Umi Nasriyah (kanan) dan Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili (kiri).(foto,ist)
12 Januari 2020 20:27 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - SAMBAS: Jaingan telekomunikasi masih menjadi permasalahan,. untuk desa-desa yang berdekatan dengan perbatasan negara tetangga. Salah satunya masalah jaringan telekomunikasi yang terjadi di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar).

Demikian dikemukakan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar dalam lawatannya ke Desa Temajuk yang berbatasan dengan Malaysia, Sabtu (11/1/2020).

Untuk itu, Mendes berjanji akan menindaklanjuti permasalahan tersebut. Agar permasalahan signal bisa segera teratasi. "Sinyal belum ada. Kita sudah kerja sama dengan Telkom. Tinggal kita tindak lanjuti. Karena saya tidak mau, kepala desa maupun masyarakat desa punya HP. Tapi, gak ada signalnya," tutur dia.

Apalagi, lanjutnya, di era digitalisasi ini semua kebutuhan dan informasi bisa dipenuhi dan diketahui oleh masyarakat. Namun, kalau tidak ada pendukung dalam hal ini jaringan internet. Maka, semua itu akan tidak ada gunanya.

"Kalau gak ada signal, itu gak ada gunanya. Makanya, untuk urusan signal ini menjadi urusan prioritas Kemendes. Karena, ini sangat penting untuk membuka informasi dan di era ini kita harus akui bahwa kita mengandalkan digitalisasi," ungkapnya.

Selain masalah signal, Mendes menyatakan, harapannya untuk memperbanyak ekspor belum terpenuhi dari daerah perbatasan. Padahal, daerah-daerah perbatasan memiliki banyak potensi.

"Oleh karena itu, target utama setelah pulang dari sini, saya akan terus koordinasikan dengan kementerian lain, bagaimana di Sambas terjadi percepatan produksi dalam keadaan sudah jadi (bukan mentah), untuk diekspor ke negara tetangga. Karena itu memang sangat penting," paparnya.

Turut dalam kunjungan, Mendes didampingi istrinya Lilik Umi Nasriyah dan sejumlah pejabat di lingkungan Kemendes PDTT