logo

Banyak PR Di 2020, Restrukturisasi Kemenparekraf Harus Segera Tuntas

Banyak PR Di 2020, Restrukturisasi Kemenparekraf Harus Segera Tuntas

11 Januari 2020 05:59 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id -  

JAKARTA: Industri pariwisata harusnya bisa lebih baik di tahun 2020. Terlebih dengan penggabungan Kemenpar dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang diharapkan bisa saling memperkuat. Banyak yg berharap penggabungan ini bisa meningkatkan sektor pariwisata di tahun 2020.

"Saya berharap dengan penggabungan ini, semoga sektor pariwisata bisa terus meningkat terutama dengan dukungan dari produk-produk kreatif yang dihasilkan," kata Dosen Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti Ira Mayasari, Jumat (20/1).

Di tahun 2020 sendiri sektor pariwisata akan sibuk dengan persiapan MotoGP di Mandalika dan Piala Dunia U20. Kedua event ini akan berlangsung pada tahun 2021. Tentunya penggabungan dua lembaga Kemenpar dan Bekraf akan menjadi beban kerja tambahan pada menteri baru. Belum lagi kementerian ini juga harus kordinasi dengan kementerian lain yang terkait.

Menurut Ira, dibutuhkan koordinasi yang jauh lebih baik, berarti ini antara kemenparekraf dengan kemenpora. Sehingga kebijakan dan hasil kerja yang diperoleh juga akan lebih maksimal tidak saling merugikan. Pemerintah juga perlu melakukan pendekatan kepada masyarakat, mengajak masyakat mendukung untuk mengajaknya bekerja sama demi suksesnya dua event bergengsi tersebut. "Event ini menjadi sport tourism, semoga menjadi salah satu event yang dapat memajukan pariwisata indonesia di mata dunia," kata Ira lagi.

Sayangnya, padatnya program di tahun 2020 tidak diimbangi dengan kerja cepat Menteri Wishnutama Kusubandio. Hingga saat ini Kemenparekraf belum bisa bekerja karena menunggu  restrukturisasi lembaga di kementerian.  Padahal ada banyak pekerjaan di tahun 2020 yg harus segera berjalan.

"Saya berharap restrukturisasi segera cepat selesai. Karena kementrian harus segera bekerja khan? kementrian pariwisata harus segera hadir dengan wajah baru. Bergabung dengan Bekraf, semoga Pariwisata semakin maju, menjadi sektor penghasil devisa negara tertinggi dan memberikan kesejahteraan rakyat melalui ekonomi kreatif," kata Ira.

Terkait dengan media, adanya event MotoGP dan Piala Dunia U20, jika tidak dipromosikan dengan baik akan lewat begitu saja tanpa bisa memetik hasil maksimal dari sisi pariwisata. Menurut Ira media massa masih sangat diperlukan. "Media merupakan alat promosi yang efektif karena dapat diakses oleh siapa saja, apalagi sekarang ini informasi disajikan secara online, orang bisa memperoleh informasi hanya menggunakan hp di mana saja mereka berada. Jadi benar -benar sangat efektif dalam menyampaikan informasi atau promosi, sehingga jaringan promosi bisa lebih luas," ujar wanita berhijab ini.

Media sosial seperti instagram dan FB memang tengah trend namun belum lah cukup. Walau media sosial seperti fb/ig terkesan lebih sederhana dan lebih global, namun tidak semua masyarakat mempunyai media sosial tersebut. Sehingga menyediakan informasi dengan menggunakan media massa masih sangat dibutuhkan.