logo

Laundry Gratis Bagi Korban Banjir Di Pengungsian

Laundry Gratis Bagi Korban Banjir Di Pengungsian

Mensos Juliari P Batubara (baju batik) didampingi Dirjen Linjamsos Harry Hikmat (kiri) meninjau mobil pelayanan laundry gratis.(foto,ones)
10 Januari 2020 16:54 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Banjir tidak hanya membuat warga terdampak kesulitan untuk memperoleh kebutuhan dasar, seperti makan dan minum. Namun, tidak jarang pula warga sulit untuk bersalin pakaian, akibat banyak pakaian kotor karena sulit untuk mencucinya.

Untuk itu, kehadiran lanudry gratis tentunya sangat membantu bagi warga. Seperti yang dilakukan sebuah perusahaan produk pembersih, bekerja sama dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kementerian Sosial (Kemensos), mereka menyediakan jasa  laundry secara gratis.

Kordinator lapangan laundry gratis ini, Endah  Sumarni, pada gelar kesiapan Posko Induk Penanggulangan Bencana Kemensos, di Jakarta, Jumat (10/1/2020) menjelaskan, sejak terjadinya banjir awal tahun 2020 ini, timnya telah melayani masyarkat di sejumlah titik, di kawasan Jabodetabek.

Warga masyarakat, ujarnya, bisa membawa 10 helai pakaian kotornya untuk dibersihkan timnya di mobil laundry. 'Kami batasi 10 potong pakaian per warga, untuk pemerataan saja. Agar kebagian semua," ujarnya.

Dijelaskannya, semua pakaian kotor yang dikirimkan warga terdampak banjir, akan dicuci dan distrika hingga bersih dan siap dipakai kembali. Untuk menyelesaikan semua itu, dia dibantu oleh enam tenaga pencuci pakaian dan dua orang yang menyetrika.

'Mereka bekerja bergiliran, mulai pukul 07.00 hingga pukul 24.00," ujar Endah. Mobil laundry gratis ini, bisa bertahan hingga dua hari di lokasi pengungsian, tergantung jumlah pengungsi di lokasi.

Kegiatan laundry gratis ini, jelasnya, telah berlangsung sejak terjadi peristiwa bencana tsunami di Aceh tahun 2014 silam. "Kami bekerja sama dengan Tagana. Jadi, begitu ada dapur umum Tagana, di situ pula kami ada," kata Endah.

Editor : B Sadono Priyo