logo

Pesilat Cantik Candranaya Kesal Pencak Silat Dilecehkan

Pesilat Cantik Candranaya Kesal Pencak Silat Dilecehkan

03 Januari 2020 07:45 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - JAKARTA: Pesilat cantik Tanah Air, Chintya Candranaya ‘mengamuk’ usai pencak silat dilecehkan oleh salah satu YouTuber Pesulap Merah lewat laman YouTube-nya.

Chintya Candranaya merupakan pesilat wanita dari perguruan Jigh AD Harimau Utara asal Lampung. Tidak hanya cantik, wanita yang kini berusia 24 tahun itu juga kerap memperlihatkan aksi silatnya yang mumpuni.

Mulai dari menendang tabung gas 12kg, meninju dan menendang beton yang sangat kuat, hingga aksi-aksi lain yang terbilang ekstrem dapat ia lakukan hanya dengan menggunakan tangan kosong.

Baru-baru ini, wanita yang kerap disapa Naya itu dibuat murka usai video yang diunggah oleh Pesulap Merah di akun YouTubenya.

Di dalam video, Marcel Radhival yang merupakan pemiliki akun tersebut ‘melecehkan’ seni bela diri pencak silat dengan mengatakan bahwa besi yang digunakan dalam pertunjukan pencak silat adalah besi yang mudah patah dan mudah dilakukan oleh siapapun.

Naya yang memang bergelut di belantika pencak silat tak segan-segan membuat video di akun youtubenya untuk menyanggah komentar pedas dari Pesulap Merah. Naya membuktikan hal-hal yang salah kaprah dari apa yang dikomentari oleh Pesulap Merah.

“Dalam pencak silat, ada tingkatan yang lebih tinggi, lebih tinggi, dan lebih tinggi lagi. Jadi, tingkat ketebalan besi itupun akan semakin tinggi, tingkat kesulitannya pun akan semakin naik.”

Dalam videonya, Naya membuktikan bahwa setiap tingkatan pada pencak silat memiliki kesulitan dan kemampuan sesuai levelnya. Naya yang memang sudah lama bergelut di dunia pencak silat membuktikannya dengan memecahkan batu besar yang sangat kuat hanya dengan tangan kosong.

“Saya cukup salut kepada Pesulap Merah yang sudah berani membawa-bawa bahkan membongkar salah satu atraksi pencak silat menjadi sebuah konten. Logikanya itu sehat kok, berbagi hal yang positif dan sangat masuk akal,” ujar Naya.

“Tetapi, sayangnya itu belum menjelaskan secara gamblang dan menyeluruh. Apalagi, pencak silat itu luas, lho,” lanjutnya.

“Oleh karena ini, saya Chintya Candranaya dari silat Harimau Utara, menantang Pesulap Merah  agar lain kali dalam membuat konten harus punya referensi yang cukup. Jangan hanya tahu kulitnya saja,” tegas Naya.

Editor : Yon Parjiyono