logo

Zul Zivilia Dituntut Seumur Hidup, Lebih Ringan Dari Rian Dituntut Mati

Zul Zivilia Dituntut Seumur Hidup, Lebih Ringan Dari Rian Dituntut Mati

terdakwa Zul Zivilia
09 Desember 2019 20:01 WIB
Penulis : Wilmar Pasaribu

SuaraKarya.id - JAKARTA: Terdakwa Rian, salah satu dari Sembilan sindikat narkotika yang tengah diadili di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, dituntut pidana mati oleh jaksa penuntut umum (JPU) Fedrik Adhar SH MH, Senin (9/12/2019).  Sedangkan musisi Zulkifli alias Zul Zivilia dituntut pidana penjara seumur hidup bersama tujuh terdakwa lainnya. Mereka dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana peredaran, menyelundupkan atau mengedarkan narkotika.

JPU Fedrik Adhar dalam requisitornya mengatakan Zul 'Zivilia'  bersalah melanggar Pasal 114 ayat 1 jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Artinya, Zul telah melakukan persekongkolan jahat dalam menyelundupkan dan mengedarkan narkotika secara illegal ke pasar gelap barang haram. "Kami meminta majelis hakim agar menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa tiga, Zulkifli alias Zul bin Djamaluddin penjara selama seumur hidup dengan perintah untuk tetap ditahan," kata Fedrik Adhar di PN Jakarta Utara.

"Terbukti melakukan tindak kejahatan secara dan mendukung melakukan tindak pidana yang diatur dalam Pasal 114 ayat 2 jo pasal 133 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika," ujar Fedrik Adhar.

Selain Zul, jaksa juga membacakan tuntutan untuk kedelapan terdakwa lainnya yang merupakan satu rangkaian dalam kasus narkotika. Salah satu di antara mereka dituntut dengan hukuman mati, sementara yang lainnya dituntut hukuman seumur hidup. "Meminta agar majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Rian dengan pidana mati," ujar Fedrik.

Pembascaan tuntutan terhadap Zul Zivilia  dengan kawan-kawan sempat ditunda selama tujuh kali. Penundaan secara berturut-turut itu  terjadi karena jaksa penuntut umum belum siap untuk membacakan requisitornya.

Zul 'Zivilia' didakwa oleh jaksa penuntut umum dengan dakwaan Pasal 114 jo Pasal 132 dan atau Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

Zulkifli alias Zul Zilivia ditangkap jajaran Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada 1 Maret lalu di apartemen kawasan Jakarta Utara. Ia ditangkap bersama tiga orang lainnya, hasil dari pengembangan pada 28 Februari.

Sebanyak 9,5 kilogram sabu, 24 ribu butir ekstasi hingga Rp 1,4 juta berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Zul dan para tersangka lainnya dikenakan Pasal 112, Pasal 114 dan Pasal 132 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara hingga hukuman mati.

Editor : Azhari Nasution