logo

City Walk Di Solo Malah Digunakan Untuk Lahan Parkir

City Walk Di Solo Malah Digunakan Untuk Lahan Parkir

Kawasan city walk di Kota Solo
02 Desember 2019 19:57 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Di Solo, kawasan city walk justru akan digunakan untuk area parkir kendaraan. Bahkan kawasan city walk di sepanjang Jalan Slamet Riyadi itu dinilai mampu menampung 1.344 motor dan 143 mobil.

"Ekstensifikasi ruang parkir di city walk tidak akan mengabaikan hak pejalan kaki untuk mengakses jalur pedestrian," kata Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Senin (2/12/2019).

Menurut Rudy, berdasar hasil survei konsultan, jumlah pejalan kaki di city walk hanya 27 orang per menit. Itu juga hanya di beberapa lokasi saja. Paving block di city walk juga dinilai mampu menahan beban kendaraan roda dua dan empat.

Seluruh area parkir tersebut tersebar di enam segmen city walk, mulai persimpangan Purwosari hingga kawasan Gladag.

"Asal jangan truk yang parkir," ujarnya.

Berdasarkan kajian yang dilakukan Pemkot Solo, lahan parkir bagi mobil berpotensi direalisasikan di segmen 1 hingga simpang 3. Yakni persimpangan Purwosari hingga persimpangan Ngapeman.

Sedangkan untuk area parkir motor bisa disediakan di seluruh segmen di sepanjang city walk. Rudy juga mengatakan berdasarkan hasil kajian, menunjukkan relatif besarnya dukungan pemilik usaha di Jalan Slamet Riyadi terkait penyediaan area parkir di city walk.

"Ada 94 persen responden yang setuju dan 6 persen tidak setuju. Artinya kami tidak menang-menangan, sebab perekonoman di sisi selatan jalan itu memang tidak berkembang," jelasnya.

Pihaknya akan menyiapkan rambu-rambu sesuai desain dan akan diuji coba terlebih dahulu. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Hari Prihatno menambahkan, uji coba itu rencananya berlangsung 2-3 bulan.

"Siapkan dulu rambu-rambunya," pungkasnya.***

Editor : Azhari Nasution