logo

Festival SRC Indonesia 2019 Tingkatkan Daya Saing UKM Sektor Retail

  Festival SRC Indonesia 2019 Tingkatkan Daya Saing UKM Sektor Retail

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Drajat Irawan (tengah), saat mengunjungi salah satu stand.
02 Desember 2019 06:51 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id -
SURABAYA: Paguyuban Sampoerna Retail Community (SRC) menggelar Festival SRC Indonesia 2019 untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro Kecil (UKM) sektor retail. Event yang menghadirkan ribuan pelaku UKM dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Timur termasuk toko kelontong itu digelar di Parkir Timur Delta Plaza, Kota Surabaya.

Program pembinaan UKM yang dilakukan oleh Sampoerna pelaku retail melalui SRC ini langsung direspon positif Pemprov Jatim. "Kami mengajak SRC untuk ikut menggelar kegiatan sosial Jumat Berkah, yang merupakan gerakan produk murah di setiap tempat ibadah pada hari Jumat,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Drajat Irawan, Minggu (1/12/2019).

Pihaknya juga meminta dukungan SRC untuk menjadi relawan Garda Indag untuk membantu memonitor harga dan ketersediaan bahan pokok makanan, terutama saat menjelang akhir tahun seperti sekarang. Beragam kegiatan itu nantinya akan membantu para pelaku UKM dari berbagai lapisan masyarakat, agar dapat mengambil peran dalam mewujudkan perekonomian yang lebih baik.

Festival SRC Indonesia 2019 di Surabaya itu sendiri merupakan bagian dari rangkaian festival yang digelar di 13 kota seluruh Indonesia, selama rentang waktu 17 November-8 Desember 2019. Selain membantu meningkatkan daya saing UKM sektor retail, festival ini sekaligus untuk memperkenalkan ekosistem SRC kepada masyarakat luas.

Program untuk jaringan pemasaran melalui Pojok Lokal itu merupakan wadah khusus untuk memasarkan produk UKM di toko-toko yang tergabung dalam jaringan SRC. Tujuannya untuk membantu pelaku UKM dari segala lapisan masyarakat agar dapat mengambil peran dalam mewujudkan perekonomian yang lebih baik.

Selain bersinergi dengan Pemprov Jatim, Festival ini juga mengajak masyarakat untuk mendukung pertumbuhan UKM lewat gerakan #Berbelanja Dekat Rumah (Berkah). Gerakan ini merupakan seruan kepada masyarakat untuk memilih berbelanja di toko kelontong di sekitar tempat tinggal mereka.

Gerakan itu juga merupakan upaya pelestarian tradisi, karena berbelanja di toko kelontong disebut sarat dengan nilai sosial dan ekonomi Indonesia sejak dulu. "Inisiatif dari paguyuban SRC ini merupakan semangat untuk menciptakan perubahan dari hal-hal kecil di lingkungan sekitar," ujar Perwakilan Paguyuban SRC Jawa Timur, Sri Utari.

Kehadiran SRC untuk masyarakat ini, kata dia, merupakan peluang baru bagi para UKM untuk maju bersama di lingkungan sekitar.
SRC itu sendiri merupakan jaringan toko kelontong masa kini binaan Sampoerna, yang secara konsisten telah berjalan selama 11 tahun.

Saat awal terbentuk pada 2008, SRC beranggotakan 57 toko kelontong di Medan. Saat ini SRC sudah berkembang menjadi lebih dari 120.000 toko yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia, termasuk di Jawa Timur yang sudah memiliki jaringan lebih dari 13.000 SRC.

Pada bagian lain, Head of Zone Sampeerna Jawa Timur, Melinda Siauw menyatakan, Sampoerna memberi kandukungan non-moneter berupa pelatihan manajemen toko, pengembangan bisnis, infrastruktur berbasis digital, hingga perluasan jaringan sosial melalui komunitas paguyuban. “Program pembinaan UKM terintegrasi yang kami jalankan ini akan meningkatkan daya saing toko kelontong dengan menumbuhkan semangat kewirausahaan pada pemilik toko kelontong sebagai pelaku UKM," ujarnya.***

Editor : Markon Piliang