logo

Pameran Manufacturing Indonesia Edisi Ke 30, Segera Dihelat

Pameran Manufacturing Indonesia Edisi Ke 30, Segera Dihelat

01 Desember 2019 22:19 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA : Laporan World Economic Forum (WEF) pada Annual Meeting of the New Champions di Dalian, China, Juli 2019 lalu, menyebut Indonesia sebagai negara yang diperhitungkan dalam penerapan Revolusi Industri 4.0.

Sesuai dengan peta jalan Making Indonesia 4.0, Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk memacu kesiapan sektor manufaktur nasional di era industri 4.0.

Saat ini, lima sektor industri di Indonesia yang menjadi prioritas pengembangan adalah industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronika, dan kimia. Tentu hal ini membutuhkan berbagai dukungan dari berbagai pihak termasuk sektor swasta. Riset McKinsey juga mengungkapkan bahwa industri 4.0 memberikan dampak yang signifikan terhadap sektor manufaktur di Indonesia.

Penerapan digitalisasi pada industri akan mendorong pertambahan hingga sebesar US$ 150 Miliar atau sekitar 2,100 Triliun lebih atas hasil ekonomi di tahun 2025.

PT Pamerindo Indonesia selaku penyelenggara pameran dagang khusus untuk pasar Indonesia akan kembali mengadakan Pameran Manufacturing Indonesia 2019 Series. Pameran manufaktur internasional terbesar di Indonesia ini menjadi platform ideal bisnis profesional untuk pemain manufaktur di Indonesia dan Asia Tenggara.

Pameran Manufacturing Indonesia secara resmi akan dibuka mulai tanggal 4 hingga 7 Desember 2019, mendatang di Jakarta International Expo Kemayoran, menampilkan beragam teknologi, layanan manufaktur terbaru dan terbaik dari para pemain kunci dibidangnya.

Maysia Stephanie selaku Event Director PT Pamerindo Indonesia mengatakan Pameran Manufacturing Indonesia 2019, akan melibatkan lebih dari 30 ribu calon pembeli dan pelaku profesional yang dapat terhubung langsung dengan ribuan perusahaan yang hadir dan antusias untuk memamerkan berbagai teknologi mesin, komponen, serta otomisasi termuktahir.

"Sebagai pameran terbesar di sektor industri, Manufacturing Indonesia 2019 menjadi wadah yang tepat untuk mendapatkan berbagai solusi terbaik bagi kebutuhan industri,”ujar Maysia di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Maysia menjelaskan deretan produk dan terobosan teknologi yang disajikan selama empat hari pameran, baik dari perusahaan dalam negeri maupun internasional, akan memperkuat seluruh ekosistem industri.

"Ini adalah salah satu bentuk dukungan Manufacturing Indonesia dalam menyambut manufaktur pintar guna mendukung pemerintah dalam mendorong implementasi industri 4.0," jelasnya.

Manufaktur merupakan salah satu sektor yang mekanismenya banyak menggunakan peran teknologi. Beberapa transformasi pada revolusi 4.0 diantaranya, kehadiran mesin-mesin uap, listrik, komputerisasi, dan teknologi dalam industri. Kehadiran revolusi ini telah banyak membantu aktivitas manusia dari segi kualitas dan efisiensi waktu.

Adopsi teknologi informasi dan komunikasi, beberapa diantaranya seperti Internet of Things (IoT), Cloud Computing, Artificial Intellegence, Mobility, Virtual, Augmented Reality dan Big data menjadi faktor penting yang dapat membawa perubahan di sektor manufaktur.

Untuk itu, selama penyelenggaraan pameran Manufacturing Indonesia 2019, Pamerindo Indonesia memfasilitasi Tech Talk Corner yang diperuntukkan sebagai wadah diskusi seputar teknologi antara regulator, pakar, pelaku bisnis dan industri, serta pengunjung pameran. Tech Talk atau konferensi teknologi bertema Towards Indonesia 4.0 ini akan membahas tentang bagaimana peran teknologi baru terhadap transformasi bisnis di sektor manufaktur yang juga menyoroti beberapa tantangan terkait transformasi digital di bidang manufaktur.

Selain Tech Talk Corner, seluruh partisipan pameran juga dapat mengikuti berbagai seminar yang menghadirkan pembicara-pembicara utama dari industri terkait.

Memasuki edisi ke-30, total 1.400 perusahaan dari seluruh dunia akan berpartisipasi dalam Manufacturing Indonesia 2019 Series, di area pameran seluas 36.800 m2.

Sejumlah korporasi dari Jepang, Amerika Serikat, Belanda, Brazil, Cina, Inggris, Italia, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Singapura, Swedia, Swiss, Taiwan, Turki, dan Indonesia akan menampilkan produk-produk terbaiknya. Pameran Manufacturing Indonesia 2019 dihelat bersamaan dengan Machine Tool Indonesia, Tool & Hardware Indonesia, dan Industrial Automation & Logistic Indonesia 2019.

Selain itu, dalam pameran itu, Pamerindo Inonesia juga akan menghadirkan Subcon Indonesia 2019 atau pameran subconstructor industry di Indonesia.

Dengan adanya seri pameran ini, Pamerindo Indonesia berharap akan terjalin koneksi dan hubungan yang sangat baik antara produsen mesin dan konsumen di industri-industri terkait, serta tercipta peluang bagi para produsen untuk menunjukkan kualitas produk dan layanannya, terutama di sektor elektronik, listrik, dan otomotif dalam industri manufaktur***

Editor : Azhari Nasution