logo

Aipda Turono: Sosok Polisi Humanis,  Videonya Ditonton 1,4 Juta Pengunjung

Aipda Turono

Aipda Turono: Sosok Polisi Humanis, Videonya Ditonton 1,4 Juta Pengunjung

28 November 2019 17:43 WIB

SuaraKarya.id - PESAWARAN: Aipda Turono merupakan sosok polisi humanis di Polres Pesawaran. Paur di Subag Humas Polres ini tak hanya menjalankan kesibukan sebagai anggota Bhayangkara, tapi juga dikenal sebagai Selebgram.

Namanya melejit sejak menolong Adit, anak yang orangtuanya menjadi korban tsunami Desember 2018. Bapak ibunya tewas tersapu ombak dikala Adit sedang menjalani Investasi Sepakbola U-13 PSSI. Saat  Adit meratap tangis di puing puing bencana, Aipda Turuno  secara spontan memeluk dan menghibur bocah kelas 6 SD tersebut. Aksinya terekam kamera dan langsung viral di media sosial. Video nya dikunjungi 1,4 juta viewers.

Kepedulian Aipda Turono tak hanyaberhenti di situ. Hobinya menyantap sayuran mentah divideokan dan dibagikan di akun Instagramnya @turono86 Ternyata videonya juga digemari masyarakat.

Apa  yang dilakukannya tak hanya membuat masyarakat terhibur , tapi juga peduli. Ia tak hanya mengejar pundi pundi rupiah.  Saat ditanya awak media, dirinya lebih baik memilih menjadi selebgram atau polisi,  Turono menjawab lantang dirinya pilih sebagai polisi. 

"Polisi sampai akhir hidup saya, kenapa saya mau posting video video santap sayuran mentah karena saya memang menyukai dan Alhamdulillah diumur saya yang 40 tahun lebih ini saya masih sehat karena saya ngolah sayurannya juga sehat dicuci sampai bersih. Followers saya 156 ribu orang dan saya berharap masyarakat tidak lagi sungkan kepada kami (polisi-red)," jelas Turono di polres Pesawaran,  Kamis (28/11/2019).

Lebih lanjut Turono mengatakan atasannya selalu mendukung apa yang ditayangkan Turono di Instagram dan Youtubenya.  Disinggung soal pendapat perbulan dari youtube dan endorse di instagrmanya, Turono tidak menampik bahwa hasil dari tayangannya menghasilkan pundi rupiah yang besar. 

"Kalau soal diizinkan oleh komandan atau ga ya diizinkan dan kalau untuk bayaran dari yutub atau endorse dari IG saya akui memang ada namun saya tidak ambil satu sen pun bayaran itu.  Seluruh penghasilan itu saya sumbangkan ke panti asuhan anak yatim piatu, isteri saya juga mendukung, dan dia setiap jumat juga dia kasih mukena ke mushola-mushola, masjid-masjid deket rumah," ucap dia

Editor : B Sadono Priyo