logo

Wabup Bogor Minta PTPN VIII Perbaiki Rumah Korban Angin Puting Beliung Citeko

Wabup Bogor Minta PTPN VIII Perbaiki Rumah Korban Angin Puting Beliung Citeko

23 Oktober 2019 14:22 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - CISARUA: Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan meminta pihak Perkebunan PTPN VIII memperbaiki rumah-rumah yang terdampak puting beliung. Hal itu dikemukakan Iwan Setiawan saat meninjau langsung rumah warga di Kampung Citeko Panjang, Kecamatan Cisarua yang beberapa waktu lalu terkena bencana angin puting beliung.

Dalam kunjungan itu Wakil Bupati tak lupa memberikan bantuan secara simbolis kepada puluhan warga yang terkena bencana angin puting beliung. Sebanyak 300 warga tinggal dipenungsian.

Menurut Iwan Setiawan, kalau secara letak, puluhan rumah warga ini berada di areal lahan perkebunan PTPN VIII Gunung Mas sebagai perumahan perkebunan. "Karena kalau melihat lokasinya ini masuk perumahan perkebunan," kata Iwan Setiawan, Rabu (23/10/2019).

Namun begitu, dirinya tidak melihat ini warga perkebunan, tapi lebih kepada sisi kemanusiaan dan hadir sebagai Pemerintah Kabupaten Bogor,"Yang kita lihat dari sisi manusianya, jadi Pemkab harus hadir, dan ini warga Kabupaten Bogor," ujarnya.

Menurutnya, wilayah Desa Citeko yang berada di kaki gunung Pangrango ini dianggap sebagai daerah aman dari bencana. Bahkan dirinya baru pertama kali mendengar di desa ini dilanda angin puting beliung,"Saya baru pertama kali denger ada puting beliung di Desa Citeko," tuturnya.

Lanjut dia, terkait wilayah Desa Citeko kalau dari mitigasi daerah ini tidak terlalu rawan bencana. Namun mungkin karena dalam beberapa hari ini cuaca di wilayah selatan Kabupaten Bogor sedang tidak bersahabat membuat angin puting beliung melanda wilayah ini. "Wilayah ini cenderung sebagai desa yang aman dari bencana, mungkin karena beberapa hari ini cuaca sedang ekstrim, sehingga bencana melanda wilayah ini," ucapnya.

Sementara, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Raya Alfajar menambahkan, perubahan cuaca dari musim kemarau ke penghujan memiliki pengaruh terhadap peristiwa di Desa Citeko ini. Di lokasi bencana sendiri telah terbangun posko kesiap siagaan dari Koramil Cisarua di salah satu masjid di kampung Citeko Panjang. Posko tersebut akan menjadi sub komando jika terjadi ancaman bencana baik longsor, angina puting beliung dan banjir.

"Kami dan beberapa pihak seperti TNI serta lainhya sudah menyiapkan posko penampungan berikut logistiq yang dibutuhkan," ucapnya. ***