logo

Lepas Satgas Batalyon Gerak Cepar Kontingen Garuda, Komandan PMPP TNI "Kami Bangga Melepas Kalian"

Lepas Satgas Batalyon Gerak Cepar Kontingen Garuda, Komandan PMPP TNI

Foto: Humas PMPP TNI/suarakarya.id/dwiputro aa
20 November 2019 09:54 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - JAKARTA: Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Brigjen TNI Victor H. Simatupang M, Bus. melepas keberangkatan 213 personel Satgas TNI yang tergabung dalam Satgas TNI Batalyon Gerak Cepat (BGC) Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B/MONUSCO (The United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo) bertempat di Terminal Kargo Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang (19/11).

Keberangkatan Main Body Chalk pertama Satgas BGC dipimpin langsung oleh Komandan Satgas BGC, Kolonel Inf Daniel Lumbanraja, bersama 165 pers TNI AD, 30 pers TNI AL , 10 personel TNI AU dan 8 wanita TNI. Mereka nantinya akan bertugas selama kurang lebih 1 tahun di daerah misi perdamaian Republik Demokrasi Kongo

Dalam amanatnya, Komandan PMPP TNI menekankan untuk selalu menjaga kekompakan selama bertugas. “Kalian bukan lagi dari Angkatan Darat, Laut maupun Udara tetapi kalian (adalah) perwakilan TNI (dan) perwakilan Republik Indonesia”.

“Kerjasama dan Kekompakan kalian menjadi  kunci suksesnya kalian disana (daerah misi). Satu orang senang, yang lain harus ikut senang. Sedangkan apabila ada yang sakit, yang lain harus ikut merasakan sakit. Harus saling berempati antar sesama” tegas Brigjen Victor.

Rangkaian kegiatan dimulai oleh pengecekan perlengkapan yang dibawa satgas oleh pihak bandara (AVSEC) dan dilanjutkan pengarahan oleh Komandan PMPP TNI. Sebelum menuju ke pesawat, para prajurit diberikan kesempatan untuk mengucapkan salam perpisahan kepada keluarga masing-masing.

Total keseluruhan Satgas BGC Konga XXXIX-B/MONUSCO sejumlah 850 prajurit TNI akan dibagi menjadi 4 chalk keberangkatan menggunakan pesawat Ethoupia Airlines. Perjalanan dari Indonesia menuju ke Republik Demokrasi Kongo diperkirakan memakan waktu 15-20 jam perjalanan dengan transit sebanyak 2x sebelum mencapai daerah misi perdamaian Kongo. 

Turut hadir dalam acara pelepasan yaitu Wadan PMPP TNI, Jajaran Direktur dan Dansatker PMPP TNI dan Perwakilan Mabes Angkatan Darat, Laut dan Udara. (Humas PMPP TNI) ***