logo

Aimas,Warga Klabra Kabsor Dukung Johny Kamuru Bupati Kali Kedua

Aimas,Warga Klabra Kabsor Dukung Johny Kamuru Bupati Kali Kedua

Pelantikan Pengurus Klabra (IKKB) Kabupaten Sorong /Foto:Teropong News
17 November 2019 22:32 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - AIMAS: Keluarga Besar  Suku  Klabra, di Sorong Raya, Papua Barat mendukung   Dr Johny Kamuru M.Si, kembali  memimpin kabupaten Sorong (Kabsor) periode lima tahun kedua.

Padahal  yang bersangkutan  (Johny Kamuru,Red), saat ini masih sebagai bupati Sorong, periode 2017-2022.

”Ini  merupakan aspirasi  warga suku-suku Klabra Moi di Sorong Raya dan  akan kami salurkan kepada instansi terkait pada saatnya,”kata Ketua Ikatan Kesejahteraan  Keluarga  Besar ( IKKB) Tanah Klabra di Gedung AAC Aimas , Sabtu (16/11,2019).

Pernyataan itu, didasarkan atas pertimbangan  keberhasilan  Bupati Johny Kamuru, selama dua tahun memimpin daerah ini banyak sekali kemajuan.

“Warga  kabupaten  Sorong  melihat pembangunan  saat ini  dimulai dari pedesaan (kampung) pelosok ke kota. Akibatnya, masyarakat yang hidup di pelosok daerah ini pun dapat menikmati pembangunan seperti mereka yang hidup  di  perkotaan,”kata Markus.

Seruan tersebut bukan hanya dikeluarkan oleh suku-suku di tanah Klabra, tapi juga disampaikan oleh kerukunan  lainnya seperti, dari keluarga Maluku, Sulawesi Selatan, Manado (Sulawesi Utara), suku Jawa dan lain-lain.

Menurut Markus, dalam pertemuan-pertemuan antar suku di kabupaten Sorong, semuanya  berkomitmen untuk mendukung Johny Kamuru memimpin daerah ini lima tahun  kedua.

“Dalam pertemuan antara suku,termasuk umat beragama  di kabupaten Sorong ini bersepakat untuk mendukung Johny Kamuru, bupati periode ke-dua,”kata Markus.

Warga kabupaten Sorong yakin bahwa pembangunan di bawah kepemimpinan Bupati Johny Kamuru, daerah ini maju dari berbagai aspek, termasuk berhasil menjaga keamanan tetap kondusif.” Ini yang membuat warga  kabupaten Sorong  berkomitmen untuk mendukung putra  tanah Klabra, Dr Johny Kamuru, memimpin kabupaten ini untuk kedua kalinya. ***