logo

Seminar Nasional World Sight Day 2019 “Bersinergi Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Kesehatan Mata di Indonesia”

Seminar Nasional World Sight Day 2019 “Bersinergi Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Kesehatan Mata di Indonesia”

Seminar Nasional World Sight Day 2019. (Ist).
17 November 2019 14:46 WIB
Penulis : Dharma/Aji

SuaraKarya.id - BANDUNG : Himpunan Mahasiswa Program Studi Refraksi Optisi (HMPSRO) STIKES Dharma Husada Bandung menyelenggarakan acara Seminar Nasional dan Talkshow dengan tema “Bersinergi Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Kesehatan Mata di Indonesia”. Kegiatan itu akan diselenggarakan Minggu (24/11/2019), di Graha Pos Indonesia, Jalan Banda No. 30, Kota Bandung.

Ketua Panitia Seminar WSD 
Ozhan Ivan Fauzi mengatakan, seminar ini merupakan rutinitas tahunan yang diselenggarakan oleh HMPSRO STIKES Dharma Husada Bandung dalam memperingati Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day).

"Tujuannya untuk menambah wawasan dan menambah pengetahuan kalangan Mahasiswa dan profesi Refraksi Optisi/Optometrist mengenai Kesehatan Mata," paparnya dalam keterangan rilis yang diterima suarakarya.id, Minggu (17/11/2019).

Tahun ini, Seminar Nasional World Sight Day terdiri dari tiga sesi, yaitu dua sesi pemaparan materi seminar dan satu sesi talkshow. Sesi pertama akan membahas mengenai “5 Penyebab Terjadinya Gangguan Penglihatan dan Kebutaan di Indonesia serta Penanganannya” dengan subtema yang masing-masing dibawakan oleh narasumber dr. Aldiana Halim, Sp.M., M.Sc  (Patologi 5 Penyebab Kebutaan), Nuraisah, RO., S.KM., MM  (Skrining Kebutaan & Low Vision), Irma Nur Amalia, S.Kep., Ners., M.Kep  (Asuhan Keperawatan 5 Penyebab Kebutaan), dan Dr. Yeni Mahwati., S.KM., M.Kes  (Angka Kejadian Kebutaan Ditinjau dari Surveilans Epidemiologi & Age Macular Degeneration beserta Pola Hidup).

Sesi ke-dua memabahas mengenai ‘Penanganan Kelainan Refraksi pada Balita, Anak dan Remaja’ dengan subtema yang masing-masing dibawakan oleh narasumber Dr. dr. Feti Karfiati, Sp.M(K)., M.Kes  (Pencegahan Kebutaan Pada Anak), dr. Sesy Caesarya, Sp.M  (Patologi Gangguan Penglihatan Pada Anak), dan Dwi Sekar Laras A.Md.RO., S.KM., MM  (Metode Pemeriksaan Penglihatan Pada Anak).

Sesi selanjutnya talkshow dengan tema “Peran Tenaga Kesehatan dalam Menanggulangi Gangguan Penglihatan di Indonesia” dengan narasumber Ns. Teti Sugiarti, S.Kep., M.Kep, Anggit Nugroho,RO., S.Pd.,MM, Ejeb Ruhyat., S.KM.,M.KM, serta Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

Ozhan menambahkan, disela acara juga akan diadakan Grand Launching VisionCarePreneur sebagai Inkubator Bisnis Program Studi Refraksi Optisi STIKES Dharma Husada Bandung yang menjadi wadah pembelajaran bisnis khusus di bidang Optikal bagi Mahasiswa Aktif maupun Alumni Program Studi Refraksi Optisi STIKES Dharma Husada Bandung.

Acara Seminar Nasional & Talkshow World Sight Day 2019 terbuka untuk Mahasiswa dan Profesi, bagi anggota IROPIN mendapatkan 4 SKP, IAKMI 2 SKP, dan PPNI 2 SKP. Tiket untuk Mahasiswa seharga Rp. 175.000 untuk pre-sale nya dan Rp. 200.000 di lokasi, sedangkan untuk Profesi seharga Rp. 350.000 untuk pre-sale nya dan Rp. 375.000 di lokasi sudah termasuk Seminar Kit, Sertifikat SKP, snack dan makan siang.

"Dihimbau untuk sejawat profesi refraksionis optisien/optometrist, perawat dan kesehatan masyarakat  untuk dapat menghadiri dan ikut mensukseskan acara Seminar Nasional dan Talkshow World Sight Day 2019," tutupnya. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto