logo

Anggota Baru PSHT Sidoarjo Diberi Pemahaman Soal Narkoba

Anggota Baru PSHT Sidoarjo  Diberi Pemahaman Soal Narkoba

Para anggota PSHT Sidoarjo disela sosialisasi
17 November 2019 13:59 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SIDOARJO: Elemen anti narkoba menggelar sosialisasi pencegahan kasus narkoba kepada ratusan anggota baru dan pengurus Persaudaraan Silat Setia Hati Teratai (PSHT) Cabang Sidoarjo. Peran para pesilat ini diyakini bisa membantu menekan kasus penyalahgunaan narkoba di Sidoarjo yang angkanya cenderung terus bertambah.

Menurut Ketua Elemen Anti Narkoba,  Garda Mencegah Dan Mengobati (GMDM) Kabupaten Sidoarjo,  Suwandi, dari 160 tahanan yang saat ini mendekam di penjara, 124 diantaranya merupakan tahanan narkoba. "Kita butuh keterlibatan berbagai kalangan agar jumlah kasus ini bisa ditekan," ujarnya di Sidoarjo, Minggu (17/11/2019).

Sosialisasi di kalangan ormas bela diri ini hanyalah sebagian dari kegiatan yang sudah dilakukan GMDM Sidoarjo. Sebelumnya, mereka sudah masuk ke lingkungan desa, dan berbagai sekolah.

Suwandi sengaja masuk ke komunitas yang banyak melibatkan anak-anak muda. Karena dari data yang dimilikinya, kasus penyalahgunaan narkoba di Sidoarjo, 40 persen diantaranya melibatkan anak di bawah umur dan kelompok usia produktif.

Suwandi yang juga seorang pesilat itu berharap seluruh personil PSHT ikut melakukan sosialisasi di lingkungannya masing-masing. "Paling tidak, pencegahan narkoba dilakukan oleh dirinya sendiri dan lingkungan keluarga," ujarnya.

Pada bagian lain, Ketua Cabang PSHT Sidoarjo, Priyono, mengakui para anggotanya sering bertemu dengan berbagai kalangan. "Mereka selalu hadir dalam ajang bhakti sosial. Momen itu juga bisa dimanfaatkan sekaligus untuk sosialisasi," ujarnya.

Saat ini, dari 3.500 anggota PSHT di Sidoarjo, kata dia, belum ada satupun yang tersandung kasus narkoba. Pihaknya berharap para anggota tetap konsisten pada prinsip perguruan yang selalu mengutamakan budi pekerti luhur.

Sosialisasi  dari GMDM ini diminta untuk diteruskan ke lingkungan rayon dan ranting.  Agar seluruh anggota nantinya sudah terbentengi pemahaman tentang narkoba.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto