logo

Cucu Jokowi, Jan Ethes, Jadi Nama Varietas Buah Anggur

Cucu Jokowi, Jan Ethes, Jadi Nama Varietas Buah Anggur

Mentan Syahrul Yasin Limpo menunjukkan anggur Jan Ethes.
16 November 2019 07:56 WIB
Penulis : Laksito Adi Darmono

SuaraKarya.id - PASURUAN: Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menamakan varietas anggur baru hasil inovasi Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian dengan nama “Jan Ethes SP1”. 

Nama tersebut diberikan Syahrul saat Pencanangan Gerakan Nasional Pengembangan Mangga dan Anggur sebagai rangkaian acara Pekan Inovasi Mangga Nasional di Kebun Instalasi Penelitian Pengembangan Teknologi Pertanian Cukurgondang, Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (15/11/2019).

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu menjelaskan nama cucu pertama Presiden Jokowi itu, menyimpan makna yang sangat cocok dengan varietas unggul yang tengah dikembangkan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro), Badan Litbang Pertanian tersebut.

“Dalam bahasa Jawa, Jan berarti sangat, Ethes berarti cekatan, pas sekali, ini varietas unggul, kedepannya varietas ini akan terus dikembangkan, harapannya anggur jenis ini akan meningkatkan produksi anggur dalam negeri, dan menjadi produk buah unggulan baru kita,” ungkapnya. 

Seusai mencicipi Anggur dengan hasil varietas baru tersebut, nama Jan Ethes dirasa Syahrul sangat pas dengan karakteristik dari anggur varietas unggul tersebut Cita rasa buah anggur sangat manis segar, tekturnya daging buah krispi dan tidak terlalu berair. 

“Pas sekali seperti Jan Ethes, cucu pertama Presiden Jokowi, melihatnya saja kita dibikin tersenyum dan bahagia. Anggur Jan Ethes pun begitu. Rasa manisnya bikin kita tersenyum dan bahagia,” ungkap Syahrul. 

Tidak hanya memiliki tekstur yang disukai banyak kalangan, varietas anggur ini cenderung tidak mudah rontok, sehingga dapat disimpan selama 7 hari setelah panen pada suhu ruang, dan pada ruang pendingin dapat bertahan hingga 14 hari. 

Keunggulan lainnya juga terletak pada produktivitasnya yang mencapai 25 kg/tanaman/tahun. Anggur jenis ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan anggur konsumsi dengan kualitas yang dapat bersaing dengan anggur impor. ***

 

 

Editor : Laksito Adi Darmono