logo

Pelatih Korsel Yang Kalahkan Jerman Favorit Tangani Timnas Indonesia

Pelatih Korsel Yang Kalahkan Jerman Favorit Tangani Timnas Indonesia

Shin Tae-yong
08 November 2019 22:25 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - JAKARTA: Berbagai gaya telah dicoba sepakbola Indonesia untuk meraih prestasi yang membanggakan di tingkat Asia Tenggara, Asia dan tentunya juga dunia. Ada gaya Eropa dan Amerika Selatan yang diadopsi. Karena prestasi membanggakan tak kunjung datang maka kini sepakbola Indonesia mencoba banting stir menerapkan daya K-Pop dari Korea Selatan.

Tanda-tanda ke arah itu terlihat setelah  Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memberhentikan Simon McMenemy sebagai pelatih tim nasional Indonesia. Pemberhentian McMenemy  yang diperkuat pernyataan  Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang baru terpilih  Mochamad Iriawan dalam twitter PSSI, segera ditindaklanjuti  dengan langkah mencari penggantinya. PSSI disebut telah menyiapkan dua nama bakal pengganti McMenemy.

Dari dua nama itu ada Luis Milla yang sudah akrab dengan telinga insan sepakbola di Tanah Air. Pelatih asal Spanyol ini pernah menangani tim nasional SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. Pada SEA Games lalu Milla mempersembahkan medali perunggu bersama timnas U-22.

Satu nama lagi yang difavoritkan adalah Shin Tae-yong. Pelatih asal Korsel ini menjadi calon kuat karena memiliki keunggulan lebih memahami karakter pemain-pemain Asia, khususnya Asia Tenggara karena tidak jauh beda dari sisi budaya. Dari  bayaran, pelatih Korsel itu juga lebih murah dari Milla.

Faktor lain yang mendukung pilihan kepada Shin Tae-yong tentunya trend yang kini melanda sepakbola di Asia Tenggara. Hampir semua negara di kawasan ini rame-rame memakai pelatih asal Korsel dan Jepang. Enam dari 11 negara di Asia Tenggara sudah mempercayakan jabatan pelatih kepala di tangan pelatih Asia.

Thailand menunjuk mantan pelatih Jepang di Piala Dunia 2018, Akira Nishino. Legenda hidup Jepang, Keisuke Honda kini menangani timnas Kamboja. Vietnam masih berjaya di tangan Park Hang-seo asal Korsel.  Singapura kini dibesut oleh Tatsuya Yoshida asal Jepang. Laos malah memakai pelatih asal Singapura Varadaraju Sundramoorthy. Hanya u, Malaysia masih memakai pelatih bangsa sendiri,  Tan Cheng Hoe.

Sosok Shin Tae-yong tidaklah sembarangan. Pada Piala Dunia 2018, dia mampu membawa Timnas Korsel menekuk  juara bertahan Jerman 2-0 di fase grup. Pelatih berusia 50 tahun ini tercatat pernah menukangi Seongnam FC, Timnas Korea U-23, dan Timnas Korea Selatan. Dari tiga tim tersebut, Shin berhasil mencatatkan 55 kemenangan, 30 hasil seri, dan 55 kekalahan dari 140 pertandingan.

Shin juga berhasil menghantarkan Seongnam FC menjuarai Liga Champiosn Asia pada 2010. Kala menukangi Timnas Korea Selatan U-23, prestasinya jauh lebih baik lagi. Shin menjadi pelatih yang mempersembahkan juara EAFF E-1 Football Championship 2017.

Jika benar PSSI memilih Shin Tae-yong maka ini akan menjadi sejarah baru. Diharapkan Shin akan mampu menyuntikan kekuatan ginseng ke stamina pemain Indonesia. Kemudian memberikan semangat tempur dan kedisiplinan yang kuat untuk timnas Garuda. Dia juga diharapkan mampu menerapkan gaya sepakbola negeri K-Pop yang sudah mengguncang dunia untuk Indonesia. Mari kita nantikan. ***