logo

Pengelola BLK Komunitas Harus Paham Regulasi Pengelolaan Balai Latihan

 Pengelola BLK Komunitas Harus Paham Regulasi Pengelolaan Balai Latihan

Kepala Bidang Penyelenggaraan dan Pengembangan Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBLK) Bandung, Agung Cahyana SE MM. (foto, ones)
08 November 2019 14:27 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - BANDUNG: Para peserta bimbingan teknis (bimtek) diharapkan bisa memahami semua materi yang disampaikan. Khususnya, yang terkait dengan regulasi penyelenggaraan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK), agar dalam mengelola BLKK memiliki dasar.

Demikian dikenukakan Kepala Bidang Penyelenggaraan dan Pengembangan Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBLK) Bandung, Agung Cahyana SE MM, dalam sambutannya pada penutupan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Pelatihan BLK Komunitas, di Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/11/2019).

Pada kempatan itu, dilakukan pula penandatanganan perjanjian kerja sama bantuan program pelatihan antara BLKK dan BBLK Bandung. Dari 104 BLK yang menjadi peserta, penandatanganan kerja sama, untuk periode ini dilakukan dengan 24 BLKK.

"Ke 24 BLKK itu yang sudah siap, yang lainnya ada yang belum datang peralatannya, atau belum siap bangunannya. Begitu nereka siap bisa segera datang ke BBLK untuk melaporkan,' tutur Agung.

Dia mengatakan, pada awalnya di tahun 2017 dibangun 50 BLKK, sampai akhir tahun ini telah mencapai 104 BLKK. "Secara keseluruhan yang menperoleh bantuan program pelatihan nelalui BBLK ada 185 BLKK. Tapi, yang 81 BLKK merupakan binaan BLK di Lembang," jelasnya.

Untuk BLKK Jawa Barat, ungkap dia, sesungguhnya terbagi dalam dua program bantuan pelatihan. Yakni yang melalui BBLK Bandung dan BBLK Bekasi.

BBLK Bandung meliputi BLKK di Kabupaten Tasikmalaya, Sumedang, Garut, Ciamis, Subang, Kuningan, Indramayu sampai ke Cimahi. Sementara untuk binaan BBLK Bekasi, di antaranya Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Karawang, serta Bekasi.

Agung menyebutkan tiap BLKK diberi program bantuan pelatuhan berupa pembangunan ruang pelatihan, sarana, serta instruktur. "Mereka mendapatkan bantuan untuk 6 paket bagi 16 peserta. Pelatihan dilakukan selama 240 jam pelatihan (JP)," ujarnya.

Sejauh saat ini, BBLK Bandung telah membina 104 BLKK. Dari jumlah itu yang sudah melangsungkan pelatihan 79 BLKK. Sisanya masih menunggu kelengkapan, seperti penyelesaian bangunan, sarana peralatan, atau kesiapan instruktur.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto