logo

Campina Kembali Manjakan Penggemar Dengan Concerto Sundae White Coffee

Campina Kembali Manjakan Penggemar Dengan Concerto Sundae White Coffee

Brand Manager Campina, Mustofa Saadji bersama influencer pada peluncuran Concerto Sundae White Coffee
02 November 2019 13:04 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA: Memanjakan penggemar es krim dengan produk berkualitas tinggi Campina jagonya. Produk yang dihasilkan perusahaan asli Indonesia itu selalu berhasil mencuri perhatian publik. Dari mulai anak-anak sampai orang tua.

Hal tersebut bisa dipahami karena Campina selalu melakukan riset sebelum mengeluarkan produk. Pantas saja setiap produk yang dihasilkan selalu digandrungi pasar. Khususnya para penyuka es krim berkualitas.

Campina tidak pernah latah dalam menelurkan produk. Semua dikaji secara matang, baik dari sisi produksi, target pasar, kemasan sampai penyebaran.

Produk paling baru Campina adalah Concerto Sundae White Coffee. Varian jenis kopi itu baru saja diluncurkan bersamaan dengan peluncuran web series kreatif untuk mendekatkan milenial dan sebagai tanda mengikuti perkembangan terkini tren digital.

"Diluncurkannya Concerto Sundae White Coffee bukan karena kami latah atau ikut-ikutan, justru karena kami jeli melihat peluang. Hanya pabrikan Campina yang punya White Coffe asli," ujar Brand Manager Campina, Mustofa Saadji.

Mustofa hampir dapat memastikan Concerto Sundae White Coffee telah ditunggu-tunggu konsumen yang rata-rata kaum milenial.

Ditambah lagi peluncuran varian baru ini ditopang peluncuran web series kreatif untuk mendekatkan produk tersebut kepada kaum milenial. Serta sebagai tanda bahwa Campina mengikuti perkembangan terkini tren digital.

"Campina punya story dalam menghadirkan produk di tengah masyarakat. Karena dilatarbelakangi tingginya angka konsumsi kopi di Indonesia, yang memang diikuti dengan munculnya berbagai produk turunan dari kopi," katanya. 

Namun mengingat masih sedikit produk es krim berasa kopi yang muncul di pasar Indonesia dan untuk menjawab tingginya permintaan produk-produk berbasis kopi, Campina pun meluncurkan Concerto Sundae White Coffee.

Menurut Mustofa, Concerto Sundae White Coffee menyasar anak muda pada rentang usia 18-34 tahun. Baik mereka yang berstatus pelajar, mahasiswa maupun pekerja.

Dengan segmen urban dan modern, dengan psikografi senang bereksplorasi, menyukai tantangan dan memang maniak atau penyuka kopi.

"Kami yakin produk ini akan mendapat respon positif dan tempat di hati dan lidah milenial, khususnya para pencinta kopi. Ini karena kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup kalangan milenial masa kini," tuturnya kepada pers di acara Peluncuran Campina Concerto Sundae White Coffee dan Web Series yang dihelat di The Papilion, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2019).

Ia menambahkan Concerto Sundae White Coffee adalah es krim sundae rasa kopi pertama di Indonesia, yang menawarkan kenikmatan kopi asli melalui sajian berbeda. Anak muda biasanya selalu haus dengan pengalaman yang unik dan berbeda.

Jadi melalui Concerto Sundae White Coffee ini, milenial dapat menikmati kopi dengan cara berbeda.

Inovasi Rasa

Mustofa Saadji berkata, inovasi rasa menjadi keunggulan utama es krim sundae white coffee. Begitu lidah menyentuh es krim tersebut maka si penikmat bisa langsung merasakan bahwa biji kopinya berasal dari ekstrak biji kopi pilihan, kopi premium.

Ditambah, tekstur lembut es krim dan taburan kacang, jelas menambah kelezatan perpaduan rasa manisnya. Dibungkus praktis dalam kemasan serupa gelas, Concerto Sundae White Coffee ini dapat meningkatkan mood baik atawa menjadi moodbooster, bagi para milenial yang sedang dalam masa eksplorasi untuk menemukan kebahagiaannya dalam keseharian.

Selain itu juga dapat menjadi kudapan ringan yang menyegarkan. Namun demikian, tak hanya soal rasa yang diutamakan, sebab milenial saat ini juga peduli pada pengalaman unik dan mengesankan saat menikmati produk.

Peluncuran Concerto Sundae White Coffee, kata Mustofa, juga ditunjang web series lainnya yang berasal dari Campina, yaitu The Trilogy of senses

Tak hanya soal rasa yang diutamakan, sebab milenial saat ini juga peduli kepada pengalaman unik dan mengesankan saat menikmati produk ciamik ini. Untuk itu Campina langsung merespon keinginan dan kebutuhan milenial dengan mengikuti tren terkini dunia digital.

Momentum itu bersamaan dengan peluncuran Concerto Sundae White Coffee dan Web Series baru dari yaitu The Trilogy of Senses.

Berkongsi dengan sutradara kondang, Monty Tiwa, dia menjelaskan jika karya ini ditunggu publik. Bertujuan agar lebih merespon dengan konsumen, selain itu juga mereka bisa menikmati serunya makan es bersama.

Pengerjaan web series ditangani langsung ahlinya, yakni sutradara Monty Tiwa.

Dengan harapan agar lebih dekat dengan konsumen. Campina Web Series ini berjudul “The Trilogy of Senses-Sometimes Love Doesn’t Make Any Sense”, telah tayang di kanal YouTube Campina Ice Cream, 22 Oktober 2019 lalu.

Campina Web Series Web Series ini terdiri dari 3 episode, mengangkat cerita tentang problematika sehari-hari yang terjadi di lingkungan milenial, dengan konflik yang terlihat ringan, yang sebenenarnya bias menjadi hal yang serius.

Judul-judul dari Campina Web Series ini, yaitu “Unseen” (Yang Tak Terlihat), “Unspoken” (Yang Tak Terucap) dan “Unheard” (Yang Tak Terdengar). “Unseen” (Yang Tak Terlihat) menceritakan hal yang sebenarnya ada di sekitar kita, namun tanpa sadar tak kita lihat, dan baru kita sadari harganya setelah kehilangan atau ditinggalkan. “Unspoken” (Yang Tak Terucap) menceritakan hubungan keluarga, dalam hal ini kakak-adik yang tidak saling berbicara, sebab ada faktor-faktor yang harusnya terucap namun terhalang rasa, sehingga membuat hubungan menjadi dingin.

Sedangkan “Unheard” (Yang Tak Terdengar) menceritakan sepasang kekasih yang terhambat komunikasinya, karena hal-hal yang terlihat sepele namun berdampak serius, kesibukan dan teknologi yang terkadang berdampak buruk, terhadap hubungan yang harusnya berjalan harmonis.

Sutradara Monty Tiwa mengemas ketiga cerita tersebut dengan apik, dengan sentuhan emosi dan rasa yang langsung melekat di hati, menjadikan Campina Web Series ini sangat layak untuk ditonton. Apalagi diperankan artis potensial seperti Agatha Pricila, Refal Hady, Omar Daniel, Grite Agatha, Ciccio Manassero, Deanda Puteri, Michele Wanda dan Tyansah Panjaitan.

"Saya sangat mengapresiasi langkah Campina dalam kolaborasi pembuatan Campina Web Series ini, yang merupakan langkah pemasaran kreatif, turut menjadi medium kreativitas saya sebagai pekerja seni, sekaligus juga memperkaya pilihan hiburan di platform digital bagi anak muda dan masyarakat Indonesia umumnya, apalagi ini merupakan proyek pertama saya dalam menggarap web series, jadi pengalaman tersendiri buat say,” ujar Monty.

Sadar tren terkini dunia digital Mustofa berharap dari acara konferensi pers peluncuran Concerto Sundae White Coffee dan Campina Web Series ini, dapat semakin memperkenalkan produk baru tersebut dan juga meningkatkan brand awareness varian produk Concerto (termasuk Campina cone).***