logo

Indonesia Properti Expo 2019 Gairahkan Pasar Properti Nasional Agar Tak Lesu

Indonesia Properti Expo 2019 Gairahkan Pasar Properti Nasional Agar Tak Lesu

Istimewa
23 Oktober 2019 23:15 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA: Pameran Indonesia Properti Expo 2019 kembali dihelat di Hall A & B Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada 16-24 November 2019.

PT. Adhouse Clarion Events selaku penyelenggara Indonesia Properti Expo kembali menggelar pameran properti ini untuk gelaran ke 37 kalinya dan didukung oleh Kementerian BUMN Republik Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, DPD REI DKI Jakarta dan PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk, sebagai Official Bank Partner.

Setelah dipercaya memberikan kontribusi besar dalam perkembangan pasar properti Indonesia selama bertahun-tahun Indonesia Properti Expo kali ini optimis dapat membantu kenaikan pasar properti yang sempat lesu selama beberapa waktu terakhir.

Gad Permata selalu Vice President PT. Adhouse Clarion Events mengatakan optimismenya acara kali ini bisa menjadi titik balik perkembangan pasar properti. Pameran akan diramaikan oleh banyak pengembang properti, mulai dari perumahan subsidi, apartemen hingga perumahan eksklusif, seperti Metropolitan Land, Rancamaya dan Riscon.

Senada dengan Gad Permata, Sekjen DPD REI Jakarta, Arvin F. Iskandar menyebut di tahun 2019 ini dirasa menjadi titik balik dari perubahan nasib pasar properti. Berkembangnya fasilitas KPR dengan suku bunga menurun dan bertambahnya jumlah pengembang subsidi, jelas Arvin, menjadi energi tambahan bagi industri ini dan diprediksi dapat menjadi pilihan baru bagi para target industri dan pengembang.

“Kenaikan harga di pasar 0,4 persen dan realisasi penjualan yang meningkat 20 persen dalam sektor perumahan mengindikasikan bahwa penyerapan pasar cukup baik dan akan terus membaik hingga beberapa waktu ke depan,"ujar Sekjen DPD REI Jakarta saat konpres penyelenggaraan Pameran Indonesia Properti Expo 2019 di Aprez Cafe Energy Building, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019).

Hal ini diamini oleh Direktur Layanan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, Drs H. Agusny Gunawan.

Dia mengungkapkan penyelenggaraan pameran seperti Indonesia Properti Expo ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk memiliki rumah. Ini karena pada kegiatan ini hadir 35 pengembang subsidi dengan total proyek sebanyak 55 proyek turut membantu perkembangan pasar properti lewat edukasi satu tempat mengenai penyediaan properti.

Agusny Gunawan menjelaskan dari tahun 2010 hingga 2019 pemerintah telah menyalurkan 644.067 unit rumah atau setara dengan 43.21 triliyun. Selain itu, banyak pilihan yang tersaji dalam satu tempat membuat para calon pemilik properti dapat membandingkan langsung dengan lebih mudah dan disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan konsumen.

“Dengan semakin meningkatnya minat MBR dalam memiliki rumah artinya peluang pengembang untuk membangun rumah subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan semakin terbuka lebar,”ujar Agusny.

PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk, sebagai Official Bank Partner dari Indonesia Properti Expo pun optimis perkembangan pasar properti akan dimulai dari sekarang. Pasalnya, pengembang-pengembang telah didukung sejalan dengan pembangunan negara yang makin berkembang, baik secara infrastruktur maupun sumber daya edukasi yang mendukung.

Indonesia Properti Expo merupakan salah satu bagian dari jalan pengedukasian masyarakat terhadap bisnis properti dan mampu menampilkan oposisi realita dari apa yang ditakuti masyarakat terhadap investasi properti. Selain itu, BTN juga menjalin kerjasama dengan para pengembang dengan program-program menarik sehingga memudahkan konsumen untuk dapat membeli rumah dengan memanfaatkan fasilitas KPR yang disediakan oleh BTN.

“Masyarakat hanya tinggal perlu diberikan informasi lebih lengkap mengenai apa yang bisa mereka dapatkan, bagaimana cara dan alasan lebih kuat mengapa properti bisa jadi salah satu cara mereka berinvestasi di masa depan,” jelas Yanti Agustina selaku Kepala Divisi Non-Subsidized Mortgage and Consumer Lending Division dari PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk***

Editor : B Sadono Priyo