logo

Pembatalan Kuliah Umum UAS Bukan Domain Polri

Pembatalan Kuliah Umum UAS Bukan Domain Polri

Kapolda DIY Irjen Ahmad Dofiri menjawab pertanyaan pers terkait pembatalan kuliah umum UAS di UGM.
10 Oktober 2019 12:54 WIB
Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id - YOGYAKARTA: Kehadiran  Ustadz Abdul Somad (UAS) di Masjid Universitas Gajah Mada (UGM) pada Sabtu (12/10/2019), untuk memberikan kuliah umum, akhirnya tidak terlaksana setelah pihak Rektorat setempat tidak memberi izin.

Menanggapi hal tersebut Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri menyatakan pembatalan acara  bukan bagian dari kebijakan  kepolisian. "Bukan domain kita ya. Inikan kebijakan yang punya tempat . Kepolisian dalam hal ini tidak terkait langsung dengan itu, jadi lebih kepada kebijakan yang punya tempat . Yang punya tempat misalnya membatalkan, tidak melanjutkan kegiatan itu, monggo silahkan yang punya tempat,” kata Ahmad Dofiri, Yogyakarta, Kamis (10/10/2019).

Dofiri menyatakan, bahkan polisi pun tidak memberikan rekomendasi terkait gambaran situasi dan pengamanan terkait dengan kuliah umum yang akan diisi oleh UAS. Terlebih, penyelenggaraannya pun dilakukan di masjid layaknya kajian pada umumnya.

“Tidak perlu kali di masjid (ada rekomendasi). Memang tidak perlu,” jelas dia.

Dofiri mengaku tak tahu menahu perihal alasan pembatalan kuliah umum UAS DI UGM. Jika pun ada pro dan kontra, Dofiri yakin hal ini bisa diselesaikan di ranah internal UGM.

“Tidak lah, tidak akan sejauh itu. Semua pihak dewasa, bisa menyelesaikan itu dengan baik. Jadi kita tidak terlalu jauh untuk mengantisipasi karena internal di universitas sendiri saya kira sudah bisa menyelesaikan itu,” ujar mantan Kapolres Cirebon ini.