logo

Formasi Terbaru Dengan Vokalis Firman, ST12 Siap Kembali Menggebrak 

Formasi Terbaru Dengan Vokalis Firman, ST12 Siap Kembali Menggebrak 

09 Oktober 2019 15:57 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - JAKARTA: Setelah simpang siurnya kabar yang berkembang soal ST12, dari mulai kabar kembalinya Charli hingga pindah label, kini semua teka-teki tersebut terjawab! Memasuki bulan Oktober 2019, grup bergenre Pop Melayu ini hadir dengan mendeklarasikan formasi teranyar. Selain itu, ST12 juga sekaligus merilis sebuah single Repackage “Kepingan Hati” dari induk karya besarnya album #ST12NafasBaru. Untuk single ini mereka memilih label Big Indie NAGASWARA tempat berlabuh untuk meraih kembali semua kesuksesan mereka.

Kini, formasi terbaru ST12 terdiri dari Pepep sebagai drummer, Indra sebagai Basis, dan Firman Siagian sebagai vokalis mempersembahkan single repackage di radio-radio secara serentak di  3 negara yaitu Indonesia, Singapore dan Malaysia. Selain itu, single ini juga  dilaunching ke seluruh media cetak, online, infotainmen, dan jejaring sosial lainnya, serta ke seluruh pencinta musik dan penggemar ST Setia yang selalu kompak menantikan kehadiran karya-karya terbaru ST12.  

Adapun kenapa memilih Firman Siagian sebagai vokalis di formasi baru  ST12, Pepep punya alasan sendiri. "Firman Siagian adalah penyanyi yang secara kebetulan mempunyai latar belakang Melayu, yang mana ia lahir di Sumatera Utara, Tapanuli Utara, tepatnya di kampung Melayu Balige. Oleh sebab itu, kita sama-sama punya basic Melayu, sehingga saya tidak perlu kerja keras untuk menyatukan visi dan misi dalam membentuk colour dan karakter ST12 yang telah menjadi ciri khas ST12 selama ini, yaitu bergenre Pop Melayu," ucap Pepep di Jakarta, Rabu (9/10).

Sementara Firman sendiri mengaku senang saat ditawari untuk bergabung dengan ST12. "Bukan hal yang mudah untuk ngemix dengan ST12, karena mereka memiliki karakter yang kuat, ” kata Firman Siagian, singkat dan padat.

"Kepingan Hati” ciptaan Pepep ST12 kini hadir dengan kemasan berbeda meski masih diaransemen musiknya oleh ST12 sendiri. Single “Kepingan Hati”, menurut Pepep terinspirasi  dari kisah nyata. Kisah nyata dari seorang lelaki yang menderita sakit Leukemia. Bahkan Dokter sudah memvonis umurnya tidak lama lagi. Sehingga ini berdampak kepada hubungan cinta dengan kekasihnya. Selama ini kehidupan pacarnya dibiayai oleh sang pria, dari mulai kuliah sampai menjadi seorang Sarjana. Akan tetapi setelah tahu ia sakit, si pria menjadi bimbang apakah ia akan pergi demi kebaikan sang pacar yang sangat mencintainya, atau memutuskan tetap menjalin hubungan namun dengan kondisi tubuhnya yang semakin lemah tak berdaya. Tapi, ternyata si pria ini tak dapat pergi begitu saja, karena ia pun sangat mencintai pacarnya ini.

Kejadian ini adalah kisah nyata dari sahabat Pepep sendiri, keduanya sahabat Pepep, baik yang laki maupun yang perempuan. Sahabat Pepep yang sakit Leukemia ini 8 tahun lalu sudah pergi beristirahat panjang. "Kejadian ini membuat si perempuan sampai saat ini belum mau menikah atau mencari pria pengganti pacarnya, karena ia sangat mencintai prianya tersebut.” ujar Pepep bercerita sambil menahan rasa sedih yang mendalam. 

Untuk konsep musiknya sendiri menurut Pepep tidak jauh berbeda dengan album sebelumnya, namun di album sekarang  “#ST12NafasBaru” lebih harmonis progresif, jadi lebih moderen baik dari kualitas sound dan aransemennya. 

Video klip yang digarap oleh Sutradara handal Eman Pradipta dengan mengambil latar di kawasan Cibubur berkonsep” “True Story” yang diambil dari isi cerita dari lagu “Kepingan Hati” dengan menggabungkan film dan musik. Di tengah ada cerita ada dialog yang sangat menyentuh hati. 

“Pokoknya lagu “Kepingan Hati”  ST12  yang divisualisasikan lewat video klipnya akan sangat menyentuh  jiwa, soulnya dapat jika kita menontonya. Lagu ini juga dedikasikan buat sahabat Pepep tersebut dan mereka yang saling mencintai dan merasa kehilangan akan pasangan hidupnya. Bahwa cinta itu sangat luar biasa dan kita semua layak untuk saling dicintai dan mencintai," tambah Pepep.  

Menurut Pepep, persiapan dari ST12 dan tim sudah siap dengan energi baru untuk album #ST12NafasBaru. Bahkan support dari tim NAGASWARA sangat luar biasa, termasuk all artits yang bernaung di bawah bendera NAGASWARA.

"Selain dukungan yang gaspol dari NAGASWARA, saya dari ST12 juga bisa berekspresi dalam gimmick dari kreativitas ide dan konsep pemikiran saya selama ini", papar Pepep.

Indra juga menambahkan, "Semoga semua konsep dan ide yang inovasi dari ST12 dan NAGASWARA bisa berkolaborasi dan nantinya berjalan sukses dan lancar, apalagi all artis NAGASWARA juga ikut beri dukungan seperti Delon, Zaskia, Sibad, WALI, dan lain-lain".

ST12 terbentuk pada tahun 2004 silam. Berawal dari studio di jalan Stasiun no 12 Bandung, lahirlah sebuah band yang kemudian menjadi pioner munculnya band-band bergenre Melayu. Di studio milik keluarga Pepep  itulah Charly, Pepeng dan Pepep menemukan jalan hidup mereka di jalur musik.

Namun, segala perjuangan itu menjadi sebuah kenangan setelah Charly dan Pepeng memutuskan keluar dari ST12. Pepep, sebagai proklamator ST12 tetap konsisten dan fokus untuk mempertahankan dan membesarkan ST12. Semoga harapannya bersama formasi baru dengan karya-karya terbarunya, kembali mengulang kesuksesan yang telah diraih sebelumnya.

Bos Nagaswara Rahayu Kertawiguna mengaku percaya diri menggaet ST12 sebagai proyek barunya karena nama dan kualitas band ST12 yang tak diragukan lagi. "ST12 merupakan super band melayu yang memiliki fans fanatik dan setia. Maka dengan hadirnya mereka kembali, kerinduan fans akan terobati," kata Rahayu. Bagi Rahayu ST12 bakal bersinar kembali dan meramaikan musik pop bergenre Melayu di Indonesia.

Editor : Markon Piliang