logo

Cerita Guru Honor SDN Pekayon Jaya 3 Bekasi Siswa Belajar Tanpa Kursi Dan Meja

Cerita Guru Honor SDN Pekayon Jaya 3 Bekasi Siswa Belajar Tanpa Kursi Dan Meja

SDN Pekayon Jaya 3, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. (Foto: Dharma/suarakarya.id).
16 September 2019 16:11 WIB
Penulis : Dharma/Aji

SuaraKarya.id - BEKASI: Keceriaan nampak di wajah siswa dan siswi SDN Pekayon Jaya 3, Bekasi Selatan, yang terletak di Jalan Laskar Dalam Nomor 39, RT 004/RW 024, kini telah memiliki kursi dan meja (layak pakai) meski sementara.

Minggu (15/9/2019) sore sekitar pukul 18.00 WIB, Pemkot Bekasi mengirimkan ratusan kursi dan meja ke empat ruang kelas yakni kelas I, II, IV dan VI di sekolah itu.

Ditemui suarakarya.id, Senin (16/9/2019), Wulandari Wizawati, salah satu guru honor merasa senang anak muridnya sudah menikmati fasilitas kursi dan meja.

Ia pun mengapresiasi Dinas Pendidikan Kota Bekasi memperhatikan kebutuhan para siswa meski sudah sekian lama dalam proses pengajuan pihak sekolah.

"Sekarang anak-anak sudah senang, ngak lesehan lagi," ujar dia.

Wulan berbagi cerita ketika anak muridnya belajar tanpa kursi dan meja. Ia mengajar di dua ruang kelas yakni kelas I dan II.

"Anak-anak 'ngemper' gitu, kadang-kadang suka sedih," kata Wulan.

Ia bersama orangtua murid berinisiatif membeli alas lantai agar proses belajar mengajar lebih nyaman. Lantatan juga ruang kelas itu berlantai keramik.

"Sampai niat orangtuanya ngumpulin uang Rp10 ribu buat beli karpet sendiri," kata Wulan.

Seperti biasa mereka belajar dengan semangat meski orangtua masih belum menerima keadaan tersebut.

"Orangtua murid ada yang tanya bu kapan bangkunya, oh ngak tau sudah pengajuan sama Pak Deni," katanya saat itu.

Sekarang para siswa dan siswi sudah tidak lagi belajar 'lesehan' seperti apa yang dialami mereka dengan membawa meja (lipat) sendiri.

Diketahui, enam ruang kelas merupakan bangunan rehab total tahun anggaran 2017 yang menggunakan APBD sebesar Rp1 miliar lebih. Adapun ruang kelas baru yang tidak dilengkapi kursi dan meja sebanyak empat kelas. ***

Editor : Azhari Nasution